KONEQ.ID – Pemerintah Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) secara resmi melepas kontingen Lembaga Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi Daerah (LPPD) Sulteng untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.
Prosesi pelepasan kontingen LPPD Sulteng dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulteng, Reny A. Lamadjido, yang berlangsung di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng, pada Senin (15/6/2026).
Pesparawi XIV akan digelar pada 18 hingga 28 Juni 2026 mendatang. Ajang ini menjadi momentum penting bagi kontingen LPPD Sulteng untuk menunjukkan kualitas seni paduan suara sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat nasional.
Dalam sambutan Wagub Reny Lamadjido menyampaikan, apresiasi dan rasa bangganya terhadap semangat, kekompakan, dan totalitas seluruh peserta yang mewakili Sulawesi Tengah dalam perhelatan nasional tersebut.
“Saya sangat menyukai musik dan sangat menikmati mendengar harmoni suara. Tadi saya memperhatikan dengan serius, dan saya harus mengatakan penampilannya luar biasa. Tidak ada yang fals. Mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa, semuanya menunjukkan kualitas yang sangat membanggakan,” ujar Wagub dalam keterangannya.
Wagub mengungkapkan optimismenya bahwa Sulawesi Tengah mampu meraih hasil terbaik di ajang Pesparawi Nasional tahun ini. Dari 12 kategori yang diperlombakan, ia meyakini kontingen Sulawesi Tengah setidaknya mampu membawa pulang sejumlah medali emas.
Diketahui Pemprov Sulteng mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 miliar sebagai dukungan keikutsertaan kontingen Sulteng. Selain itu juga terdapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk bantuan sebesar Rp400 juta yang diperuntukkan bagi pembiayaan lima kategori hasil lomba Pesparani tingkat Provinsi Tahun 2024.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua LPPD Sulteng, Diah Agustiningsih, mengatakan Sulawesi Tengah berpartisipasi dalam 12 kategori perlombaan dengan perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota, dengan jumlah 231 orang peserta dan 34 orang official.
“Persiapan dan latihan telah kami lakukan secara maksimal. Kami berharap Kontingen Sulteng dapat meraih hasil terbaik, Namun, tidak kalah penting juga kehadiran Kontingen Sulawesi Tengah di sana dapat menjadi duta daerah yang membawa nilai-nilai luhur serta semangat persaudaraan, persatuan, dan sportivitas yang kami persembahkan demi kemuliaan Tuhan, ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum LPPD Sulteng sekaligus Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulteng, Martinus Bonggili, mengatakan bahwa kehadiran Pesparawi memiliki makna penting.
Menurutnya, kegiatan ini turut meneguhkan bahwa seni, budaya, dan iman dapat menjadi jembatan persaudaraan yang mempersatukan anak-anak bangsa dari Sabang sampai Merauke.
“Keikutsertaan Kontingen Sulteng dalam Pesparawi Nasional bukan hanya merupakan partisipasi dalam sebuah ajang seni dan budaya gerejawi, tetapi juga wujud nyata hadirnya negara,”terangnya.
Ia juga berpesan agar seluruh kontingen menjadi kompak, disiplin, dan semangat dalam pelayanan. Raihlah prestasi dengan rendah hati dan jadikanlah setiap penampilan sebagai persembahan terbaik bagi Tuhan serta kebanggaan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
**
Penulis: Retno T Rerung | Editor: Agung Ramadhan


Leave a comment