Home Humaniora Jelajahi Bukittinggi-Gadang, wPNF 2026 Gaet Wisatawan Domestik-Mancanegara
HumanioraIndex

Jelajahi Bukittinggi-Gadang, wPNF 2026 Gaet Wisatawan Domestik-Mancanegara

40
Pelepasan peserta wPNF 2026. (Sumber: wPNF)

KONEQ.ID – Acara jalan kaki budaya wondr Pejalan Nagari Festival (wPNF) sukses menggaet wisatawan domestik hingga mancanegara. Sebanyak 500 peserta berkumpul di Jam Gadang Kota Bukittinngi yang menjadi titik start dan finish di koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Tahun ini wPNF mengangkat tema “Welcome Home, Walk Together” yang berlangsung selama dua hari, pada 13-14 Juni 2026. Kegiatan ini juga sebagai bagian dari rangkaian perayaan 100 Tahun Jam Gadang. Adapun rute perjalanan peserta terdiri dari tiga kategori, yaitu 5 kilometer, 10 kilometer, dan 20 kilometer.

Peserta berjalan kaki melalui berbagai rute, mulai dari landmark Bukittinggi, bentang alam Geopark Ngarai Sianok Maninjau, Janjang Saribu (The Great of Koto Gadang), hingga Kawasan Pusaka Koto Gadang yang ikonik dengan rumah-rumah bergaya Arsitektur Indische.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menilai wPNF 2026 mampu menghadirkan aktivitas wisata yang menarik sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.

“Festival ini memberikan dampak yang sangat baik bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah akan meningkatkan tingkat hunian hotel, kunjungan ke restoran dan pusat kuliner, serta mendorong aktivitas perdagangan di pasar dan pelaku UMKM. Semakin banyak event yang digelar, semakin besar pula perputaran ekonomi yang terjadi di masyarakat,” papar Ramlan dalam keterangannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Kadisparpora) Kabupaten Agam, Khasman Zaini, mengatakan kegiatan ini memposisikan Nagari Koto Gadang sebagai pionir sport tourism berbasis komunitas.

“Festival ini bukan sekadar ajang olahraga jalan kaki biasa, melainkan sebuah simfoni gerak yang memadukan kelestarian alam, edukasi sejarah, dan penguatan ekonomi riil masyarakat,” kata Khasman.

Sejumlah wisatawan sekaligus peserta wPNF 2026 juga turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan.

Peserta dari luar Sumatera Barat, Rahajeng Kurniawatie, mengaku ikut wPNF 2026 untuk mencoba pengalaman baru dengan menikmati sudut-sudut Kota Bukittinggi. Menurutnya, rute wPNF2026 cukup menantang karena ia mengambil kategori 20 kilometer.

“Event ini bertepatan dengan perayaan 100 Tahun Jam Gadang yang membuatnya sangat meriah. Saya senang karena dapat mengunjungi hidden gem Bukittinggi. Saya akan ikut lagi tahun depan dengan mencoba kategori yang berbeda,” kata Rahajeng.

Peserta lainnya, Cristina Mollinedo berasal dari Spanyol, mengaku belum pernah sebelumnya berkunjung ke Indonesia.

“Ketika acara ini diumumkan, saya sangat terkesan dengan bagaimana acara ini menggabungkan budaya dan alam. Saya melihatnya sebagai kesempatan terbaik untuk mendapatkan pengalaman pertama saya di Indonesia. Sebuah tempat yang bahkan belum pernah saya dengar sebelumnya. Pengalaman ini benar-benar unik dan otentik,” jelas Cristina.

Event Director wPNF 2026, Jurian Andika mengatakan parameter keberhasilan kegiatan ini yaitu jumlah peserta asing harus lebih banyak dari 10 peserta dan jumlah kewarganegaraan asing lebih dari empat  kewarganegaraan.

“Pada event ini, ada sekitar 30 peserta asing dari lima negara. Selain itu, wPNF 2026 berhasil melaksanakan event dua hari dengan dua venue berbeda yaitu, Kota Bukittinggi dan Koto Gadang, Kabupaten Agam. Peserta dari mancanegara antara lain berasal dari Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab, Perancis, dan Spanyol,” jelasnya.

Jurian berharap wPNF ini menjadi event berskala internasional yang dapat memperkenalkan cerita sejarah, alam, dan budaya Sumatera Barat. Selain itu, Ia juga kegiatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal secara langsung. Mulai dari tenant UMKM, pengisi acara, hingga mitra kerja event organizer.

**

Editor: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Tanggap Gempa 6,7 SR, Hotel KHAS Palu Pastikan Tidak Ada Kendala

KONEQ.ID – General Manager Hotel KHAS Palu, Denny Supriatna, memastikan bahwa tidak...

IndexKorporat

Sponsor Piala Dunia 2026 Ditaksir Tembus Rp50,4 Triliun

KONEQ.ID – Sponsor piala dunia FIFA 2026 ditaksir tembus senilai USD2,8 miliar...

EkoBizIndex

Hotel BW Plus Coco Palu Beroperasi Normal Pasca Gempa Magnitud 6,7

KONEQ.ID – Manajemen Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu mengatakan bahwa...

HumanioraIndex

Gempa Magnitud 6,7 Berpusat di Torue, BMKG Berikan Himbauan ke Masyarakat Sulteng

KONEQ.ID – Gempa tektonik dengan magnitude 6,7 terjadi pada pukul 11.27 WITA,...