Home Index The Gentlemen Klaim Rampok dan Miliki Data Digital Pertamina
IndexKorporat

The Gentlemen Klaim Rampok dan Miliki Data Digital Pertamina

17
Tangkapan layar situs web The Gentlemen. (Foto: Merdeka Siber)

KONEQ.ID – The Gentlemen merampok dan mengklaim kepemilikan data digital Pertamina, yang diketahui data tersebut muncul di situs kebocoran onion milik The Gentlemen dan turut tercatat di Ransomlook.io, pada Jumat (31/7/2026) lalu.

Dilansir dari laporan Merdeka Siber menjelaskan, bahwa The Gentlemen merupakan kelompok Ransomware-as-a-Service (Rass) yang menggunakan metode double extortion, yaitu mencuri data sebelum mengenkripsi sistem korban, lalu mengancam menyebarkannya jika tebusan tidak dibayar.

“Kelompok ini dikenal menyerang organisasi dari berbagai sektor, termasuk manufaktur, pemerintah, Pendidikan, eneregi, kesehatan, dan teknologi,” tulis Merdeka Siber dalam keterangannya melalui akun medsos, dikutip Senin (10/8/2026).

The Gentlemen mengklaim telah mencuri lebih dari 1,2 TB atau sekitar 1.200 GB data pertamina, seperti dokumen NDA, data HR, data pengguna dan karyawan, gambar teknis, dokumen perbankan, akuntansi, perpajakan, hukum, foto pekerjaan, screenshot internal. Bahkan juga termasuk berkas rahasia, hingga dokumen yang disebut berkaitan dengan SCADA.

Sebelumnya, The Gentlemen juga telah mengklaim sejumlah korban dari berbagai negara, termasuk organisasi pemerintahan, perusahaan manufaktur, institusi pendidikan, dan perusahaan energi.

Beberapa nama yang pernah muncul dalam daftar klaim mereka antara lain, Malaysian Nuclear Agency, Garfield Country Sheriff’s Office, Peachtree Group, World Wide  Fittings, Chemco Systems, dan Okovolt Solartechnik.

“Seluruh nama tersebut tetap harus disebut sebagai korban yang diklaim, karena semua insiden telah dikonfirmasi secara resmi,” terang Merdeka Siber.

Lebih lanjut, menurut Merdeka Siber, apabila klaim 1,2 TB data pertamina terbukti autentik, hal tersebut akan berdampak terhadap kebocoran data pribadi, finansial, hukum, teknis, dan operasional yang sensitif.

Di samping itu informasi kebocoran data pertamina ini juga menarik banyak perhatian warganet di media sosial, dengan memberikan berbagai komentar. Menurut mereka, kebocoran data tidak seharusnya terjadi di Pertamina karena diketahui serangan digital serupa pernah terjadi sebelumnya.

“Ini yang kali kedua kan ya kena serangan ransomeware, kok mereka gak belajar dari kesalahan dari sebelumnya sih? Ngeri kali wak,” ungkap akun @bakaz_76.

Komentar tersebut dibalas warganet lainnya.

“Belajar kok. Sejak serangan pertama dulu, akses login diperketat dengan kombinasi tambahan authenticator dari Microsoft serta migrasi VPN dari Cisco ke Aruba. Jadi jika ada yang login itu perlu confirm dari hp owner. Untuk serangan kedua ini aku masih belum ngikutin,” jelas akun @imqoyyuma.

Selain itu juga warganet mempertanyakan keamanan siber perusahaan sekelas Pertamina.

“Jebol atau dijebol? Padahal project Cyber Security-nya udah sampe tahap 2 yang nilainya fantastis melebihi coretax”, ungkap akun @bbooiinngg

Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi atau hasil investigasi forensik, angka 1,2 TB dan jenis data tersebut masih merupakan klaim sepihak pelaku dan belum dapat dipastikan keaslian, kebaruan, maupun kelengkapannya.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

KONEQ.ID – Sejumlah pengguna WhatsApp mengalami pemblokiran akun dalam dua pekan terakhir....

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...

HumanioraIndex

Insiden Warga Palu Terlilit Kabel Internet: Telkom Siap Bertanggung Jawab

KONEQ.ID – Kabel jaringan internet yang semrawut dan melintang di badan jalan...

EkoBizIndex

Bisnis Perhotelan Imbas Efisiensi Anggaran, Santika Palu: Kita Harus Survive

KONEQ.ID – General Manager Hotel Santika Palu, Buntoro Basuki Rahmat mengatakan bahwa...