KONEQ.ID – Orang-orang yang telah bertahun-tahun melayani jamaah haji mengatakan bahwa ibadah haji menciptakan bentuk koneksi atau hubungan antarmanusia yang unik, yang melampaui kebangsaan, budaya, dan bahasa. Ini bukan hanya perjalanan spiritual, tapi juga pengalaman kemanusiaan.
Laporan Arab News, menyampaikan bahwa saat jutaan jamaah dari seluruh dunia berkumpul di Makkah untuk menunaikan ibadah haji setiap tahunnya, hambatan bahasa sering kali tergantikan oleh ritual, isyarat, dan tindakan kebaikan yang sama.
Dalam wawancara bersama petugas layanan jamaah haji, Ehsan dan Wejdan Bouges, menceritakan tentang bagaimana interaksi dan pertukaran budaya yang terjadi di antara jamaah dari seluruh dunia.
“Haji dianggap sebagai salah satu contoh terbesar koneksi global umat manusia karena menyatukan jutaan orang dari berbagai kebangsaan dan budaya di bawah satu tujuan dan ritual yang seragam,” kata Ehsan dalam keteranganya dikutip Selasa (26/5/2026).
Selama lebih dari 23 tahun melayani para peziarah, Ehsan memperhatikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan yang sama melampaui hambatan bahasa dengan cara yang luar biasa.
Selama ibadah haji, para peziarah dari puluhan negara bergerak bersama melalui ritual yang sama, pakaian yang sama dan mengulang doa yang sama. Ini menciptakan apa yang digambarkan banyak orang sebagai suasana persatuan yang jarang terlihat di tempat lain.
“Senyuman, menawarkan bantuan, menghormati orang lain, dan semangat kerja sama menjadi bahasa universal di tempat-tempat suci, bahasa yang dipahami oleh semua orang,” tambah Ehsan.
Interaksi sering kali dibangun melalui momen-momen kecil daripada percakapan panjang.
“Kami menyaksikan banyak momen di mana kemanusiaan berbicara lebih lantang daripada kata-kata,” lanjutnya.
Ia mencotohkan berbagai hal, seperti sekadar menunjukkan arah yang benar kepada seseorang, menawarkan air, membantu peziarah lanjut usia, atau menanyakan kabar peziarah yang tersesat sudah cukup untuk menciptakan rasa percaya dan terima kasih.
“Saya ingat situasi di mana para peziarah saling bertukar doa dan senyuman setelah sebuah tindakan kebaikan kecil, seolah-olah mereka sudah saling mengenal selama bertahun-tahun,” tambahnya.
Detail-detail kecil ini mencerminkan kenyataan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga pengalaman kemanusiaan yang mendalam.



Leave a comment