Home Index Klub Italia Como 1907 Milik Djarum Group Berhasil Masuk UCL
IndexKorporat

Klub Italia Como 1907 Milik Djarum Group Berhasil Masuk UCL

16
Stadio Giuseppe Sinigaglia, Como 1907, Italia. (Sumber: Como Football)

KONEQ.ID – Klub sepakbola Italia milik Djarum Group, Como 1907, dipastikan akan berlaga di Piala Champions (UCL) musim depan setelah berhasil menempati posisi empat di Liga Serie A 2026 ini.

Tim besutan Cesc Fabregas itu memastikan diri lolos setelah menang dalam pertandingan terakhirnya dengan skor 4-1 dari Cromenese, Minggu (24/5) malam.

Como 1907 berhasil menyetak sejarah dengan lolos UCL untuk pertama kali sejak berdirinya klub. Kemenangan ini juga membuat AC Milan dipastikan tidak akan bermain di Liga Champions musim depan.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Como 1907, biasanya disebut Como, adalah klub sepak bola Italia yang bermarkas di kota Como, Lombardia, dan berdiri pada 1907. Sejak pertama mencicipi Serie A pada tahun 1949, belum ada prestasi yang pernah diraih oleh Como Calcio dalam persepak bolaan di Italia ataupun Eropa.

“Mereka terakhir terlihat di Serie A pada tahun 2003, yang pada waktu itu diperkuat oleh pemain top Benito Carbone, tetapi tetap terdegradasi ke Serie B. Pada musim 2004-2005 mereka bahkan terlempar ke Serie C2, hingga harus berlaga di divisi amatir karena mengalami kebangkrutan”, tulis Bloomberg dalam keterangannya dikutip Selasa (26/5/2026).

Grup Djarum Ambil Alih Como

Grup Djarum melalui anak usahanya, SENT Entertainment menjadi pemilik Klub Como 1907 pada 2019 dengan nilai investasi sekitar Rp10 miliar. Pada 2019 ketika dibeli Grup Djarum, Como 1907 masih menjadi penghuni Serie D di Liga Italia.

Sejak diakuisisi hingga 2022, Grup Djarum menggelontorkan dana investasi hingga 12 juta Euro agar Como berbenah. Alhasil, klub ini berada di peringkat 11 sementara Liga Serie B pada 2022.

Sementara itu, perjalanan karir kepelatihan Fabregas di Como berkembang pesat. Pada 2024, mantan pemain Arsenal tersebut berhasil membantu Como promosi ke Serie A sebagai asisten pelatih. Lalu dirinya diangkat menjadi pelatih kepala dan mampu membawa Como ke posisi 10 besar Serie A.

Di bawah kepelatihan Fabregas, Como dikenal dengan gaya bermain modern yang mengandalkan penguasaan bola dan permainan menyerang. Beberapa kali, Como berhasil mengalahkan tim-tim besar Serie A sehingga berhasil lolos ke Liga Champions.

“Itu dilakukan dengan anak-anak, ini adalah mahakarya dari seluruh tim,” kata Fabregas setelah berhasil masuk Liga Champions.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Analis Timbang Untung-Buntung Piala Dunia FIFA 2026 Bagi Ekonomi AS

KONEQ.ID – Piala Dunia FIFA 2026 akan segera berlangsung pada Juni 2026...

EkoBizIndex

Ekspor Minyak Kelapa RI Kedua Terbesar di Dunia, Kuasai 22 Persen Pasar Global

KONEQ.ID – Ekspor minyak kelapa Indonesia menduduki peringkat kedua terbesar di dunia...

EkoBizIndex

Robot Humanoid dan AI Jadi Sorotan Utama di World Intelligence Expo 2026

KONEQ.ID – Robot humanoid dan AI (Artificial Intelligence) untuk pertama kalinya memiliki...

EkoBizIndex

Promotor Sebut Harga Tiket Konser Tak Asal Naik Meski Rupiah Melemah

KONEQ.ID – Promotor konser musik di Indonesia memastikan pelemahan nilai tukar rupiah...