KONEQ.ID – Sponsor piala dunia FIFA 2026 ditaksir tembus senilai USD2,8 miliar atau sekitar Rp50,4 triliun dengan asumsi kurs Rp18.000 per dolar AS. Piala Dunia 2026 ini juga dinilai menjadi turnamen terbesar sepanjang sejarah sekaligus salah satu platform pemasaran paling menguntungkan di dunia olahraga.
FIFA menyebut Piala Dunia sebagai ajang olahraga dengan jumlah penonton terbesar di dunia. Kesuksesan Piala Dunia Qatar 2022 yang mencatatkan rekor kehadiran penonton dan pemirsa televisi global semakin memperkuat nilai komersial kompetisi tersebut.
Namun, bagi FIFA dan mitra komersialnya, Piala Dunia kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai turnamen sepak bola. Dalam satu dekade terakhir, FIFA mengembangkan Piala Dunia menjadi platform budaya yang mencakup fashion, kuliner, musik, hiburan, hingga aktivitas komunitas.
Strategi tersebut dinilai membuka peluang bagi berbagai merek untuk menjangkau konsumen yang sebelumnya tidak memiliki ketertarikan terhadap sepak bola.
“Kreativitas sesungguhnya adalah bagaimana kami bisa menjangkau orang-orang yang mungkin tidak tertarik pada sepak bola,” ujar Chief Marketing & Communications Officer FIFA World Cup 2026 NYNJ Host Committee, Bettina Garibaldi, dalam Meltwater Summit 2026, dikutip dari TheStreet, Selasa (16/6/2026).
Menurut dia, pengalaman dan momen yang diciptakan di sekitar turnamen menjadi kunci untuk menarik lebih banyak audiens.Pendekatan tersebut terbukti mendongkrak pendapatan komersial FIFA.
Rekor sponsor mencapai senilai USD2,8 miliar atau sekitar Rp50,4 triliun ini melampaui pendapatan sponsor Piala Dunia 2022 yang sebesar USD1,8 miliar atau sekitar Rp32,4 triliun.
FIFA menyebut seluruh inventaris sponsor yang tersedia telah terjual habis. Para analis industri juga menilai investasi sponsor olahraga kini telah bergeser dari sekadar pembelian ruang iklan menjadi strategi keterlibatan konsumen jangka panjang.
Aktivasi Sponsor
Bagi perusahaan, nilai investasi sponsor tidak hanya terletak pada penempatan logo, tetapi juga pada kemampuan membangun kesadaran merek, menjangkau konsumen baru, serta menciptakan pengalaman yang mampu mempertahankan keterlibatan pelanggan setelah turnamen berakhir.


Leave a comment