Home Index OJK Menilai Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga
IndexKeuangan

OJK Menilai Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga

70
Konferensi Pers Hasil RDKB OJK. (Sumber: OJK)

KONEQ.ID – Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 30 April 2026 lalu, menilai stabilitas Sektor Jasa Keuangan (SJK) dalam negeri tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global.

Dalam laporan hasil RDKB OJK menerangkan bahwa tekanan inflasi global yang meningkat, mendorong ekspektasi pengetatan kebijakan moneter di sejumlah negara maju. Perekonomian di negara seperti Amerika Serikat dan Tiongkok mulai menunjukan pelemahan.

“Di domestik (Indonesia), ekonomi nasional tumbuh solid di level 5,61 persen, ditopang kontribusi konsumsi rumah tangga dan peningkatan pengeluaran pemerintah”, tulis OJK dalam keterangannya dikutip Rabu (6/5/2026).

Sementara dari sisi ketahanan eksternal, cadangan devisa pada Maret 2026 tercatat sebesar USD148,2 miliar, dengan neraca perdagangan yang surplus sebesar USD1,2 miliar.

Pasar Saham

OJK melaporkan bahwa pasar saham domestik pada April 2026 menunjukkan pergerakan yang dinamis. Hal ini sejalan dengan tingginya ketidakpastian global dan berlanjutnya volatilitas pasar keuangan dunia.

“Di tengah dinamika tersebut, resiliensi dan likuiditas pasar modal secara keseluruhan tetap manageable,” ungkap OJK.

Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) di pasar saham Indonesia pada periode laporan tercatat sebesar Rp18,51 triliun, mengalami moderasi dibandingkan bulan Maret 2026 sebesar Rp20,66 triliun. Hal ini seiring dengan langkah wait-and-see pelaku pasar.

Sementara itu, jumlah investor di pasar modal dalam negeri melanjutkan tren peningkatan. OJK mencatat penambahan sebanyak 1,74 juta investor baru pada April 2026 secara bulanan. Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan jumlah investor tumbuh 30,06 persen menjadi 26,49 juta investor.

Perbankan

OJK menilai kinerja intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga. Dalam catatannya pada periode Maret 2026, kredit tumbuh sebesar 9,49 persen secara tahunan menjadi sebesar Rp8.659 triliun.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

KONEQ.ID – Sejumlah pengguna WhatsApp mengalami pemblokiran akun dalam dua pekan terakhir....

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...

IndexKorporat

The Gentlemen Klaim Rampok dan Miliki Data Digital Pertamina

KONEQ.ID – The Gentlemen merampok dan mengklaim kepemilikan data digital Pertamina, yang...

HumanioraIndex

Insiden Warga Palu Terlilit Kabel Internet: Telkom Siap Bertanggung Jawab

KONEQ.ID – Kabel jaringan internet yang semrawut dan melintang di badan jalan...