Selasa , 28 April 2026
Home Index OJK Luncurkan Roadmap Kegiatan Usaha dan Ekosistem Bulion 2026-2031
IndexKeuangan

OJK Luncurkan Roadmap Kegiatan Usaha dan Ekosistem Bulion 2026-2031

130
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae. (Sumber: Dok. OJK)

Inovasi lainnya dalam mendukung pasar emas di Indonesia adalah tokenisasi emas. Saat ini OJK terus mendorong inovasi keuangan melalui uji coba tokenisasi emas pada sandbox, yang telah menunjukkan kemajuan luar biasa.

Sebanyak 3.750 gram emas berhasil di-tokenisasi dengan volume transaksi menembus Rp8 miliar. Manfaat yang dapat diperoleh dari tokenisasi antara lain fraksionalisasi, efisiensi, dan transparansi.

Selanjutnya, Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) telah menerbitkan Fatwa Nomor 166/DSN-MUI/II/2026 tanggal 11 Februari 2026 tentang Kegiatan Usaha Bulion berdasarkan Prinsip Syariah.

Fatwa ini hadir sebagai jawaban atas dinamika pasar emas modern dan kebutuhan akan kepastian hukum syariah dalam praktik bisnis bulion. Selain itu, Fatwa Kegiatan Usaha Bulion berdasarkan Prinsip Syariah diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memperkuat industri emas nasional. 

Kinerja Usaha Bulion

Perkembangan kegiatan usaha bulion juga tercermin dari pengelolaan emas oleh lembaga jasa keuangan. Per Februari 2026 mencapai 153,05 ton berasal dari PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

PT Pegadaian mencatat kelolaan lini bisnis emas sebesar 147,8 ton pada Februari 2026, termasuk captive gadai 94 ton, dengan total kelolaan Kegiatan Usaha Bulion (KUBL) sebesar 40,59 ton atau setara Rp102 triliun yang terdiri atas tabungan emas sebesar 19,25 ton (Rp55,05 triliun), bullion trading sebesar 15,07 ton (Rp11,37 triliun), jasa titipan korporasi sebesar 3,7 ton (Rp10,57 triliun) dan deposito emas sebesar sebesar 2,25 ton (Rp6,4 triliun).

Sementara itu, BSI mencatat perdagangan emas sebesar 2,78 ton (Rp7,9 triliun), penitipan emas sebesar 2,44 ton (Rp7,5 triliun), dan simpanan emas sebesar 26,62 kg (Rp80,57 miliar).

Dian menjelaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem bulion yang memiliki komitmen bersama dalam meningkatkan nilai tambah sektor emas terhadap perekonomian nasional.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

IndexPemerintah

Peringati Hari Otonomi Daerah, Gubernur Sulteng: Intinya Pelayanan Masyarakat

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggelar upacara peringatan Hari...

IndexPemerintah

Menkeu Purbaya Bakal Perketat Penyaringan Anggaran Program MBG

KONEQ.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bakal memperketat screening...

IndexKorporat

Jangkau Hingga Pelosok Negeri, BSI Agen Tumbuh Signifikan di Kuartal I 2026

KONEQ.ID – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menjangkau dan memperluas...

HumanioraIndex

Kebangkitan Film The Devil Wears Prada, Garap Tren Kopi Bersama Starbucks

KONEQ.ID – Hampir dua dekade setelah dirilis, The Devil Wears Prada memegang...