Home EkoBiz Kadin Optimis Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,4 Persen, Siap Perkuat Daerah
EkoBizIndex

Kadin Optimis Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,4 Persen, Siap Perkuat Daerah

92
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie. (Sumber: Inews Media)

KONEQ.ID – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie optimis ekonomi Indonesia di tahun 2026 ini dapat tumbuh di atas 5 persen. Menurutnya proyeksi di kisaran 5,4 persen, cukup baik dibandingkan dengan banyak negara lain di tengah dinamika global.

“Jadi saya rasa sih ini tahun yang menarik, proyeksi cukup baik, 5 persenan di atas itu ada angka 5,4 (persen). Tapi yang paling penting adalah angka tersebut angka yang sangat baik kalau dibandingkan dengan negara lain,” kata Anindya dilansir dari IDX, Jumat (9/1/2026).

Meski masih berada di bawah negara seperti Vietnam dan India, Anindya menilai kinerja ekonomi Indonesia tetap solid, baik dari sisi pertumbuhan maupun inflasi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mendorong pemerataan ekonomi hingga ke daerah.

“Kita mungkin hanya di bawah dari Vietnam sama India, tapi kita juga akan menuju ke sana. Tapi dibanding negara lain, baik daripada pertumbuhan juga inflasi, kita cukup baik,” tuturnya.

Anindya memaparkan bahwa fokus Kadin pada 2026 utamanya adalah dalam memperkuat ekonomi daerah. Ia menekankan peran Kadin pusat untuk membantu Kadin provinsi dalam pemberdayaan ekonomi lokal, terutama di tengah keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Kadin turut berupaya agar likuiditas di pusat bisa menurun sampai ke lapangan yang menjadi jembatan dari makroekonomi ke mikroekonomi. Selain itu juga mendorong pemanfaatan berbagai program pemerintah yang sudah berjalan, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Pangan itu bisa benar-benar memberdayakan, karena sekarang kan telur, susu, sayur mayur, protein itu sangat dibutuhkan di pulau atau daerah masing-masing. Nah jadi hal-hal tersebut kita ingin lakukan. Jadi tahun ini ya Kadin akan lebih fokus kepada implementasi dan fokus kepada substansinya,” pungkas Anindya.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexKorporat

Emiten Pertamina Group “Tahan Banting” di Tengah Fluktuasi Pasar Modal

KONEQ.ID – Sejumlah perusahaan publik atau emiten dari Pertamina Group tampak “tahan...

IndexPemerintah

Wagub Sulteng Lantik Direktur RSUD Undata, Perkuat Layanan Kesehatan

KONEQ.ID – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Reny A. Lamadjido, melantik dan...

EkoBizIndex

LPEM UI Anjurkan Penyesuaian Harga BBM Subsidi Hingga Pemberian BLT Rp140 T

KONEQ.ID – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) menganjurkan...

IndexKeuangan

Rilis APBN KiTa Ditunda, Pengamat: Keterbukaan Informasi Sebagai Kepercayaan Publik

KONEQ.ID – Keterbukaan informasi mengenai kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)...