Home EkoBiz Tantangan Industri Perhotelan Berlanjut di Tahun 2026
EkoBizIndex

Tantangan Industri Perhotelan Berlanjut di Tahun 2026

366
Ilustrasi. Kamar Grand Sya Hotel Palu (Sumber: Dok. Grand Sya Hotel)

KONEQ.ID – Industri perhotelan di tahun 2026 dinilai masih melanjutkan tantangan dan tekanan, seiring belum pulihnya kinerja okupansi atau tingkat hunian serta berlanjutnya pembatasan belanja pemerintah yang selama ini menjadi penopang utama permintaan.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran, mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat hunian kamar hotel secara nasional hingga Oktober 2025 masih mengalami kontraksi. Hal itu dapat dilihat dari okupansi hotel yang tercatat turun 4,43% YoY, dengan rata-rata tingkat hunian tahun 2025 hingga Oktober hanya mencapai 48,07%, lebih rendah dibandingkan rata-rata 2024 yang berada di kisaran 52,50%.

Kondisi tersebut menurut Maulana menunjukkan industri perhotelan masih kehilangan momentum pemulihan, meski tingkat okupansi saat ini sedikit lebih baik dibandingkan kondisi pada 2022.

“Karena memang tahun 2025 ini kita di industri hotel itu banyak kehilangan pasar, khususnya pasar terbesar kita yang berkontribusi terhadap revenue itu dari kegiatan pemerintah,” ucap Maulana dilansir dari Kontan, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, kontribusi pasar pemerintah terhadap pendapatan hotel sangat bervariasi, mulai dari 40% hingga 60%, bahkan di sejumlah daerah bisa mencapai 80%. Akibat berkurangnya aktivitas tersebut, industri perhotelan bukan hanya mengalami penurunan okupansi, tetapi juga kehilangan pendapatan yang cukup besar.

Menakar Kebijakan Pemerintah

Menghadapi tahun 2026, PHRI berharap ada perubahan kebijakan yang dapat menopang kinerja industri. Salah satu harapan utama adalah percepatan realisasi belanja pemerintah, khususnya di awal tahun. Menurut Maulana, tekanan penurunan okupansi yang cukup dalam telah berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan ketahanan operasional hotel.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

KONEQ.ID – Sejumlah pengguna WhatsApp mengalami pemblokiran akun dalam dua pekan terakhir....

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...

IndexKorporat

The Gentlemen Klaim Rampok dan Miliki Data Digital Pertamina

KONEQ.ID – The Gentlemen merampok dan mengklaim kepemilikan data digital Pertamina, yang...

HumanioraIndex

Insiden Warga Palu Terlilit Kabel Internet: Telkom Siap Bertanggung Jawab

KONEQ.ID – Kabel jaringan internet yang semrawut dan melintang di badan jalan...