Minggu , 15 Februari 2026
Home EkoBiz Tantangan Industri Perhotelan Berlanjut di Tahun 2026
EkoBizIndex

Tantangan Industri Perhotelan Berlanjut di Tahun 2026

55
Screenshot 2026 01 04 010607
Ilustrasi. Kamar Grand Sya Hotel Palu (Sumber: Dok. Grand Sya Hotel)

KONEQ.ID – Industri perhotelan di tahun 2026 dinilai masih melanjutkan tantangan dan tekanan, seiring belum pulihnya kinerja okupansi atau tingkat hunian serta berlanjutnya pembatasan belanja pemerintah yang selama ini menjadi penopang utama permintaan.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Maulana Yusran, mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat hunian kamar hotel secara nasional hingga Oktober 2025 masih mengalami kontraksi. Hal itu dapat dilihat dari okupansi hotel yang tercatat turun 4,43% YoY, dengan rata-rata tingkat hunian tahun 2025 hingga Oktober hanya mencapai 48,07%, lebih rendah dibandingkan rata-rata 2024 yang berada di kisaran 52,50%.

Kondisi tersebut menurut Maulana menunjukkan industri perhotelan masih kehilangan momentum pemulihan, meski tingkat okupansi saat ini sedikit lebih baik dibandingkan kondisi pada 2022.

“Karena memang tahun 2025 ini kita di industri hotel itu banyak kehilangan pasar, khususnya pasar terbesar kita yang berkontribusi terhadap revenue itu dari kegiatan pemerintah,” ucap Maulana dilansir dari Kontan, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, kontribusi pasar pemerintah terhadap pendapatan hotel sangat bervariasi, mulai dari 40% hingga 60%, bahkan di sejumlah daerah bisa mencapai 80%. Akibat berkurangnya aktivitas tersebut, industri perhotelan bukan hanya mengalami penurunan okupansi, tetapi juga kehilangan pendapatan yang cukup besar.

Menakar Kebijakan Pemerintah

Menghadapi tahun 2026, PHRI berharap ada perubahan kebijakan yang dapat menopang kinerja industri. Salah satu harapan utama adalah percepatan realisasi belanja pemerintah, khususnya di awal tahun. Menurut Maulana, tekanan penurunan okupansi yang cukup dalam telah berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan ketahanan operasional hotel.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Menteri Keuangan Purbaya di Kegiatan Wisuda UIi
EkoBizIndex

Sektor Swasta Punya Peran Kunci Ekspansi Ekonomi Jangka Panjang

KONEQ.ID – Sektor swasta dianggap memiliki peran kunci dalam melakukan ekspansi ekonomi...

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan Dokumentasi Foto Agung Koneq
EkoBizIndex

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan

KONEQ.ID – Hotel Khas Palu menyajikan “Cita Rasa Berkah Ramadhan” dengan berbagi...

Pasokan Pangan Melimpah Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadan 2026 2 1
EkoBizIndex

Pasokan Pangan Melimpah, Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadhan

KONEQ.ID – Pasokan pangan seperti beras hingga telur ayam melimpah dalam kondisi...

Talkshow Outlook Bisnis Property Sulteng 2026 PWI Sulteng 1
PemerintahIndex

Kepala BP3KP Sebut 300 Ribu Warga Sulteng Belum Punya Rumah

KONEQ.ID – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi...