Home EkoBiz Tantangan Industri Perhotelan Berlanjut di Tahun 2026
EkoBizIndex

Tantangan Industri Perhotelan Berlanjut di Tahun 2026

463
Ilustrasi. Kamar Grand Sya Hotel Palu (Sumber: Dok. Grand Sya Hotel)

Beberapa segmen hotel dinilai Arief berpotensi pulih lebih cepat. Misalnya, hotel bintang 5 yang mengandalkan merek global dan tamu free independent traveler (FIT), serta segmen hotel bintang 3 yang didukung oleh acara non-MICE seperti konser musik, maraton, dan acara nasional maupun internasional lainnya di Jakarta.

Adapun pada akhir tahun 2025, tingkat hunian alias okupansi menurut Cushman & Wakefield Indonesia akan mencapai 65%, turun 3% YoY. Perusahaan mencatat, okupansi berdasarkan kategori hotel bintang 3 (midscale) sebesar 64%, hotel bintang 4 (upper-midscale) sebesar 65%, hotel bintang 5 (upper & upper-upper) sebesar 66%, dan hotel mewah (luxury) sebesar 61%.

Untuk mendorong pemulihan, Ketua Umum The Housing Urban Development (HUD) Institute, Zulfi Syarif Koto, menyarankan pembenahan internal di sektor perhotelan, termasuk peningkatan efisiensi operasional tanpa melakukan pemutusan hubungan kerja.

Selain itu, Zulfi berharap pemerintah dapat memberikan insentif untuk meringankan beban usaha hotel, mulai dari pajak yang ditanggung pemerintah hingga keringanan biaya utilitas seperti listrik, air, dan gas.

Dengan struktur biaya yang lebih rendah, Zulfi menilai hotel memiliki ruang untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga keberlanjutan usaha. Ia juga melihat peluang pemulihan pada 2026 lebih terbuka bagi hotel kelas menengah ke bawah.

“Karena kan dia harga murah dan harga terjangkau, tapi pelayanannya bagus dan efisien,” pungkas Zulfi.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...