Home Index Utang Negara Nyaris Sentuh Rp10 Ribu Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman
IndexPemerintah

Utang Negara Nyaris Sentuh Rp10 Ribu Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman

38
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Sumber: Kemenkeu / Zalfa)

KONEQ.ID – Pemerintah Indonesia menambah utang negara hingga nyaris menyentuh Rp10 ribu triliun. Namun di tengah sorotan publik soal besarnya nilai tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa justru menegaskan kondisi utang Indonesia masih aman dan terkendali.

Laporan Warta Ekonomi, menyampaikan berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), bahwa posisi utang pemerintah tercatat mencapai Rp9.920,42 triliun per 31 Maret 2026. Nilai itu setara 40,75 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Jumlah tersebut meningkat Rp282,52 triliun dari posisi akhir Desember 2025 yang berada di angka Rp9.637,9 triliun. Meski begitu, pemerintah memastikan rasio utang Indonesia masih jauh dari batas maksimal sesuai Undang-Undang Keuangan Negara.

Menurut Purbaya, acuan paling ketat dalam pengelolaan rasio utang bisa dari standar di Eropa yang menetapkan batas utang terhadap PDB sebesar 60 persen. Sementara Indonesia saat ini masih berada di kisaran 40 persen.

“Kan acuannya apa? Utang. Kalau kita lihat acuan yang paling ketat di Eropa, rasio utang ke PDB berapa? 60%. Kita masih jauh, iya masih aman. Masih sekitar 40an, lebih sedikit jadi aman,” ujar Purbaya dalam keterangannya dikutip Senin (11/5/2026).

Menkeu Purbaya juga menilai pengelolaan utang Indonesia jauh lebih hati-hati daripada sejumlah negara lain, termasuk negara tetangga di Asia Tenggara. Ia mencontohkan rasio utang Singapura yang mencapai sekitar 180 persen terhadap PDB, sementara Malaysia sudah berada di atas 60 persen.

Tak hanya itu, ia juga membandingkan kondisi Indonesia dengan negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang yang memiliki rasio utang jauh lebih tinggi.

“Singapura berapa? 180%. Malaysia 60% lebih, Thailand juga berapa? Tinggi semua. Kita termasuk paling hati-hati dibanding negara-negara sekeliling kita, dibanding Amerika juga, dibanding Jepang apa Jepang 275%,” jelasnya.

Pernyataan Purbaya pun menarik perhatian karena ia menilai posisi utang Indonesia yang masih relatif rendah seharusnya justru mendapat apresiasi.

“Jadi kalau lihat dari itu, harusnya Anda puji-puji kita. Cuma enggak pernah kan? Kenapa Anda lihat dari sisi negatif terus?” tuturnya.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

KONEQ.ID – Sejumlah pengguna WhatsApp mengalami pemblokiran akun dalam dua pekan terakhir....

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...

IndexKorporat

The Gentlemen Klaim Rampok dan Miliki Data Digital Pertamina

KONEQ.ID – The Gentlemen merampok dan mengklaim kepemilikan data digital Pertamina, yang...

HumanioraIndex

Insiden Warga Palu Terlilit Kabel Internet: Telkom Siap Bertanggung Jawab

KONEQ.ID – Kabel jaringan internet yang semrawut dan melintang di badan jalan...