Home Index Kekurangan Venue Konser, Menteri Pariwisata Lirik Investasi Danantara
IndexPemerintah

Kekurangan Venue Konser, Menteri Pariwisata Lirik Investasi Danantara

28
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (Foto: Kemenpar)

KONEQ.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengakui Indonesia masih membutuhkan lebih banyak venue konser untuk mendukung pertumbuhan wisata berbasis event. Keterbatasan fasilitas tersebut menjadi salah satu keluhan yang disampaikan para promotor musik kepada pemerintah.

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, pihaknya telah beberapa kali berdiskusi dengan asosiasi promotor yang menyoroti minimnya venue untuk penyelenggaraan konser berskala besar di Indonesia.

“Kami sudah sering sekali bertemu dengan asosiasi promotor. Mereka juga menyampaikan kendala yang sama,” kata Widiyanti dalam keterangannya dikutip Kamis (16/7/2026).

Menurut Widiyanti, Kementerian Pariwisata bahkan telah membahas peluang investasi pembangunan venue konser bersama Danantara sebagai salah satu upaya memperkuat infrastruktur industri event nasional.

“Kemarin kami juga berbicara dengan pihak Danantara apabila ada yang ingin investasi di bidang venue untuk konser. Terutama karena sekarang tempat-tempat kita kan rebutan dengan kegiatan olahraga, jadi memang butuh dibangun venue baru,” ujarnya.

Ia menilai sejumlah venue yang telah tersedia, seperti Jakarta International Stadium (JIS), masih dapat dimaksimalkan. Namun, pengelolaan akses dan lalu lintas menuju lokasi penyelenggaraan acara masih menjadi pekerjaan rumah.

“Untuk venue yang sudah ada seperti JIS, itu tinggal mengatur manajemen kemacetannya saja. Sekarang Pak Gubernur saya rasa sudah mulai merapikannya di sana,” kata Widiyanti.

Meski demikian, Widiyanti memastikan hingga kini pemerintah belum memiliki rencana membangun venue konser baru.

“Untuk saat ini belum ada ya, belum masuk dalam perencanaan,” ujarnya.

Selain persoalan venue, Kementerian Pariwisata juga tengah mengupayakan penyederhanaan proses perizinan penyelenggaraan event melalui sistem perizinan daring.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi promotor sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia sebagai tuan rumah konser dan event internasional.

**

Editor: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexPemerintah

Presiden Prabowo Komitmen Ciptakan Pasar Modal Indonesia Lebih Kredibel

KONEQ.ID – Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menciptakan pasar modal Indonesia yang...

HumanioraIndex

Kemenbud Kunjungi PWI Sulteng: Persiapan Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari

KONEQ.ID – Direktorat Promosi Kebudayaan, Direktorat Jenderal Diplomasi, Promosi dan Kerja Sama...

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

KONEQ.ID – Sejumlah pengguna WhatsApp mengalami pemblokiran akun dalam dua pekan terakhir....

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...