Home Index Gubernur Sulteng Tegaskan ASN Perkuat Pelayanan Publik
IndexPemerintah

Gubernur Sulteng Tegaskan ASN Perkuat Pelayanan Publik

48
Pelaksanaan apel pagi di Kantor Gubernur Sulteng. (Sumber: Dok. Pemprov Sulteng)

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menegaskan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi seluruh ASN Pemprov Sulteng, Jumat (20/02/2026).

Menurut Anwar Hafid, pelayanan publik yang baik merupakan harapan utama masyarakat terhadap pemerintah.

“Berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, masyarakat kita ini tidak pernah minta macam-macam, hanya pelayanan kita yang harus lebih baik,” katanya.

Ia juga menegaskan, kemajuan Sulawesi Tengah hanya dapat terwujud melalui kerja sama seluruh ASN. Sinergi dan kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah.

Anwar Hafid menyampaikan harapan besar agar seluruh ASN terus meningkatkan pengabdian kepada rakyat, termasuk pasca kegiatan retret yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Harapan saya dari adanya retret kemarin agar kita bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Pada apel perdana di bulan Ramadan tersebut, Anwar Hafid juga menyoroti pentingnya pembaruan dan pembenahan pendataan di setiap instansi pemerintah.

Ia menilai data yang rapi dan terstruktur merupakan fondasi utama pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Kita harus semakin baik lagi, caranya kita benahi pendataan dan perbanyak inovasi serta kolaborasi,” tutur Anwar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 11 persen pada 2024 menjadi 10,55 persen pada 2026.

Anwar Hafid menilai capaian tersebut merupakan salah satu dampak dari semakin baiknya pengelolaan data di lingkungan Pemprov Sulteng.

“Ada beberapa indikator dari BPS yg merilis beberapa data Alhamdulillah angka kemiskinan kita dari 2024 dari 11 persen sekarang turun 10,55 persen,” jelasnya.

Selain penurunan kemiskinan, indikator kesejahteraan masyarakat juga terlihat dari meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data BPS menunjukkan IPM Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 72,82 persen atau meningkat 0,80 persen dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut turut berdampak pada umur harapan hidup. Bayi yang lahir pada 2025 diperkirakan memiliki usia harapan hidup 71,10 tahun, meningkat 0,26 tahun dibandingkan kelahiran tahun sebelumnya.

“IPM kita juga naik walaupun tidak signifikan tapi tetap naik dibanding 2025 kemarin,” pungkas Anwar.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexPemerintah

Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Meta, Perluas Pasar Internasional

KONEQ.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki peluang kolaborasi bersama...

EkoBizIndex

BI Dorong Ekonomi Berbasis Permintaan Domestik, Optimalkan Pembiayaan Produktif

KONEQ.ID – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan bahwa perekonomian Indonesia...

IndexKeuangan

OJK Luncurkan Program Pintar Reksa Dana, Dorong Partisipasi di Pasar Modal

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa...

IndexPemerintah

Peringati Hari Otonomi Daerah, Gubernur Sulteng: Intinya Pelayanan Masyarakat

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menggelar upacara peringatan Hari...