Home Index Starbucks Blunder Promosi Berujung Tutup Seluruh Gerai di Korea Selatan
IndexKorporat

Starbucks Blunder Promosi Berujung Tutup Seluruh Gerai di Korea Selatan

58
Starbucks di Gedung Filateli Jakarta. (Sumber: Akun X Starbucks Indonesia)

“Situasi semakin parah karena jajaran manajer senior yang memberikan persetujuan diketahui tidak memeriksa materi promosi secara menyeluruh,” lanjut laporan CNBC Indonesia.

Selain itu promosi juga memuat slogan “hantaman di atas meja”. Frasa tersebut sangat sensitif karena mengingatkan publik pada kasus kematian aktivis mahasiswa Park Jong-chul pada 1987, yang kala itu ditutupi aparat dengan alasan korban meninggal akibat terkejut saat petugas memukul meja.

Meski iklan tersebut ditarik hanya beberapa jam setelah dipublikasikan, perusahaan tetap menjatuhkan sanksi tegas. Direktur utama Starbucks Korea langsung diberhentikan pada hari yang sama. Chung Yong-jin juga menyampaikan permintaan maaf terbuka yang disiarkan secara nasional.

Kantor pusat Starbucks di Seattle, Amerika Serikat, turut mengirimkan surat permintaan maaf resmi kepada Yayasan 18 Mei yang mewakili keluarga korban tragedi Gwangju. Walaupun investigasi internal tidak menemukan unsur kesengajaan, kasus tersebut kini telah memasuki proses hukum.

“Kepolisian Seoul kini telah resmi mendaftarkan Chung Yong-jin beserta mantan direktur utama Starbucks Korea sebagai tersangka kriminal dalam proses penyelidikan yang masih berjalan hingga saat ini,” tulis laporan investigasi kepolisian setempat.

Hingga kini, tragedi Gwangju masih menjadi salah satu isu paling sensitif dalam masyarakat Korea Selatan. Peristiwa tersebut kerap menjadi sumber perdebatan politik dan sejarah, termasuk munculnya berbagai narasi yang telah dinyatakan tidak benar oleh Mahkamah Agung Korea Selatan.

**

Editor: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexPemerintah

Presiden Prabowo Komitmen Ciptakan Pasar Modal Indonesia Lebih Kredibel

KONEQ.ID – Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menciptakan pasar modal Indonesia yang...

HumanioraIndex

Kemenbud Kunjungi PWI Sulteng: Persiapan Temu Narasi Syekh Yusuf Al-Makassari

Keberadaan komunitas pedagang dan ulama dari luar daerah di Wani menunjukkan bahwa...

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

Modus terakhir yang disebut Alfons jauh lebih teknis, yakni sesi pencurian WhatsApp...

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...