KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar kegiatan Journalist Update (Jurdet) Triwulan II dengan menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Kanwil Sulteng, yang berlangsung di Yolks Coffee and Koloni Space, Kamis (2/7/2026).
OJK, BI, dan Kemenkeu tergabung dalam Forum Ekonomi Keuangan Sulawesi Tengah (FRESH). Sebuah wadah kolaborasi strategis bersama pemerintah daerah yang membahas arah kebijakan dan memantau perkembangan ekonomi dan keuangan daerah.
Dalam sambutan Ketua OJK Sulteng Bonny Hardi Putra mengapresiasi kolaborasi pelakasanaan Jurdet TW II bersama FRESH dan sejumlah media. Ia menyampaikan bahwa Sulteng memiliki sejumlah potensi daerah yang belum banyak mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.
“Potensinya banyak, banyak sektor yang ternyata belum menjadi perhatian semua pihak. Mungkin teman-teman kita tahu tambang. Di sektor lain padahal banyak potensinya. Kelautan, pertanian, perkebunan, kehutanan. Kok ga ada yang memperhatikan?,” ungkap Bonny.
Lebih lanjut, Ia berharap kegiatan ini selain menjadi silaturahmi dan kolaborasi, juga dapat menggaungkan sektor-sektor yang memiliki potensi ekonomi untuk pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BI Kanwil Sulteng Muhamad Irfan Sukarna turut menekankan kolaborasi berbagai pihak untuk membangun ekonomi Sulteng.
“Semoga kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi serta kolaborasi membangun ekonomi Sulteng. Kami juga harapkan teman-teman media dapat menjadi sarana komunikasi masyarakat,” ujar Irfan.
Dalam sesi pemaparannya, Irfan menyampaikan sejumlah topik terkait ekonomi global-domestik, perkembangan inflasi, sistem pembayaran, hingga proyeksi makro ekonomi Sulteng.
Sementara itu, Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kemenkeu Kanwil Sulteng, Teddy Suhartadi Permadi mendorong upaya edukasi dan literasi yang berkualitas terkait kondisi perekonomian. Menurutunya, masyarakat perlu turut serta mengawal kebijakan fiskal, baik nasional maupun daerah.
“Memberikan informasi kepada masyarakat Sulteng ini juga bagian dari pembelajaran bagi kami, buat masyarakat juga untuk meningkatkan literasi ekonomi,” papar Teddy kepada awak media.
Dalam kesempatan ini, Teddy memaparkan kinerja APBN dan APBD Sulteng serta perluasan akses pembiayaan dan penguatan pemberdayaan UMKM.
Kegiatan Journalist Update ini merupakan inisiatif OJK Sulteng yang secara rutin mengabarkan perkembangan Industri Jasa Keuangan serta berbagai program literasi kepada masyarakat.
“Semoga seluruh pihak mendapatkan informasi dari kami. Jika ada kekurangan, seperti biasanya kami tidak tertutup untuk melakukan komunikasi,” pungkas Bonny di sesi akhir kegiatan.
**
Penulis: Agung Ramadhan












Leave a comment