KONEQ.ID – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), grup F&B terkemuka yang mengelola merek Fore Coffee dan Fore Donut, mencatatkan pertumbuhan yang kuat pada semester I tahun 2026. Hal itu menegaskan ketahanan model bisnisnya di tengah dinamika lingkungan operasional.
Presiden Direktur (Presdir) FORE, Vico Lomar mengungkapkan, bahwa hasil kinerja pada semester I 2026 ini merupakan cerminan langsung dari disiplin yang diterapkan di setiap lini operasional. Mulai dari konsistensi produk hingga pengalaman pelanggan di setiap gerai.
“Kami juga menerapkan disiplin yang sama dalam alokasi modal, memastikan setiap rupiah dari dana hasil IPO dan setiap pembukaan gerai baru dijalankan dengan arah yang jelas menuju imbal hasil bagi pemegang saham,” ungkap Vico dalam keteranganya dikutip Rabu (22/7/2026).
Lebih lanjut, Vico menyampaikan kinerja semester ini menunjukkan bahwa keunggulan operasional dan penciptaan nilai bagi pemegang saham bukanlah dua tujuan yang terpisah. Keduanya adalah tujuan yang sama.
Berdasarkan rilis kinerja perseroan, sepanjang semester I-2026, FORE membukukan pendapatan sebesar Rp1 triliun, melonjak 52% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi jumlah gerai aktif yang meningkat 44% YoY, menandakan permintaan pasar yang kuat terhadap produk perseroan.
Lebih lanjut laporan keuangan FORE mengungkap pertumbuhan EBITDA sebesar 65% yoy menjadi Rp216 miliar dari Rp131 miliar, seiring marjin EBITDA yang melebar menjadi 21,5% dari 19,7% pada 1H25. Sementara itu, laba bersih tumbuh 34% yoy menjadi Rp56,5 miliar, naik dari Rp42 miliar pada tahun sebelumnya.
Lanjutkan Ekspansi
Fore Coffee Indonesia melanjutkan strategi ekspansi gerainya dengan menambah lebih dari 40 gerai baru selama periode semester I 2026; lebih dari 40% di antaranya berlokasi di kota-kota Tier-2 dan Tier-3.
“Ini mencerminkan meningkatnya permintaan atas pengalaman kopi premium di pasar-pasar tersebut, sekaligus konsistensi Manajemen dalam merealisasikan penggunaan dana hasil IPO sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan,” tulis FORE dalam keterangannya.
Saat ini total gerai aktif di bawah naungan Fore Coffee Indonesia mencapai 363 gerai, meningkat dari 259 gerai pada periode semester I 2025. Bersama dengan 10 gerai aktif Fore Donut dan 4 gerai aktif Fore Coffee Singapura, jaringan Grup FORE kini mencakup 377 gerai di lebih dari 60 kota.
Kinerja FORE pada 1H26 kembali menegaskan kekuatan model bisnis Premium Affordable yang memadukan ekuitas merek, disiplin operasional, dan eksekusi yang konsisten di seluruh jaringannya yang terus berkembang.
“Fore Coffee terus memperluas basis pelanggannya, memperkokoh posisinya sebagai destinasi pilihan masyarakat Indonesia untuk kopi berkualitas premium dengan harga yang terjangkau, sementara profitabilitas semakin terdongkrak oleh skala ekonomi yang lebih besar,” tutup FORE.
**
Penulis: Agung Ramadhan












Leave a comment