Home Humaniora Perayaan Idul Fitri 2026 di Berbagai Negara: Mulai Kamis Hingga Sabtu
HumanioraIndex

Perayaan Idul Fitri 2026 di Berbagai Negara: Mulai Kamis Hingga Sabtu

79

KONEQ.ID – Perayaan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H/2026 dilakukan setelah proses pemantauan hilal yang menjadi penentu berakhirnya bulan Ramadan dalam kalender Islam. Namun berbagai belahan negara di dunia, mengalami perbedaan keputusan waktu pelaksanaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Dilaporkan Gulf News, Kamis (19/3/2026), perbedaan penyelenggaraan Idulfitri di berbagai belahan dunia terjadi karena perbedaan letak geografis, kondisi cuaca yang memengaruhi jarak pandang, serta kriteria metodologi yang digunakan oleh otoritas agama setempat, seperti metode rukyatulhilal (pengamatan fisik) atau hisab (perhitungan astronomi).

“Sejumlah besar negara telah menetapkan Jumat, 20 Maret 2026, sebagai hari pertama Idul Fitri setelah genap 30 hari Ramadan atau setelah memastikan penampakan bulan,” sebut Gulf News, media pemberitaan terkemuka yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Dalam pantauannya, Gulf News menyebut dunia terbagi dalam tiga waktu perayaan berdasarkan hasil konfirmasi resmi masing-masing otoritas negara. Adapun perayaan IdulFitri dilaksanakan pada Kamis, Jumat, dan Sabtu.

“Keputusan final akan sangat bergantung pada hasil sidang komite pemantauan hilal nasional masing-masing,” sebut Gulf News.

Kamis, 19 Maret 2026

Otoritas di Afghanistan, Niger, dan Mali secara resmi mengumumkan bahwa Idulfitri jatuh lebih awal pada hari Kamis, setelah mengonfirmasi terlihatnya hilal Syawal di wilayah mereka.

Jumat, 20 Maret 2026

Sebagian besar negara-negara di Timur-Tengah meliputi Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Kuwait, Turki, Maladewa, Lebanon, Palestina, Yaman, dan Irak.

Adapun di Afrika yaitu, Sudan, Djibouti, Somalia, Uganda, Nigeria, Chad, Gambia, Guinea, Benin, Senegal, dan Kamerun. Selain itu di Australia dan Inggris Raya juga telah mengkonfirmasi hari Jumat sebagai hari perayaan Idul Fitri.

Sabtu, 21 Maret 2026

Di saat beberapa negara sudah memutuskan, terdapat beberapa negara lain yang telah berupaya melakukan pemantauan hilal pada Kamis malam dan menentukan IdulFitri pada Sabtu, antara lain Singapura, Indonesia, Malaysia, Brunei, India, Bangladesh, Pakistan, serta beberapa negara di Asia Tengah.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Tanggap Gempa 6,7 SR, Hotel KHAS Palu Pastikan Tidak Ada Kendala

KONEQ.ID – General Manager Hotel KHAS Palu, Denny Supriatna, memastikan bahwa tidak...

IndexKorporat

Sponsor Piala Dunia 2026 Ditaksir Tembus Rp50,4 Triliun

KONEQ.ID – Sponsor piala dunia FIFA 2026 ditaksir tembus senilai USD2,8 miliar...

EkoBizIndex

Hotel BW Plus Coco Palu Beroperasi Normal Pasca Gempa Magnitud 6,7

KONEQ.ID – Manajemen Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu mengatakan bahwa...

HumanioraIndex

Gempa Magnitud 6,7 Berpusat di Torue, BMKG Berikan Himbauan ke Masyarakat Sulteng

KONEQ.ID – Gempa tektonik dengan magnitude 6,7 terjadi pada pukul 11.27 WITA,...