KONEQ.ID – Festival Titik Temu (FTT) memasuki gelaran yang ke-5 di tahun 2026 ini. FTT 2026 bakal memulai serangkaian kegiatannya lebih awal dengan program seperti SatuSemester hingga Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya (MTN Seni Budaya) dari Kementerian Kebudayaan (Kemenbud).
FTT merupakan sebuah gelaran festival yang utamanya menjadi akselerator bagi industri musik lokal di Sulawesi Tengah. Gelaran perdananya sejak tahun 2022, FTT kini terus mengeksplorasi berbagai talenta musik hingga gagasan lokal.
Project Manager FTT 2026, Muhamad Aris menyampaikan penyelenggaraan FTT edisi ke-5 ini terus mempertahankan gagasan utamanya, yaitu sebagai wadah festival bermuatan lokal penuh.
“Harapannya kita sih di tahun ini sebagai promotor itu representatifnya lebih luas lagi,” ungkap Aris saat melakukan Konferensi Pers bertajuk Bertemu Sebelum Festival Titik Temu 2026 di Rear Coffee Palu, Sabtu (23/5/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa FTT 2026 akan berlangsung pada 13-14 November mendatang dengan mengusung tema “Berkumpul, Bersenang-senang, dan Bergembira”. Tema tersebut diambil dari berbagai masukan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya.
“Kita fokus ke feedback teman-teman yang hadir pada tahun-tahun sebelumnya. Katanya, FTT ini menjadi festival untuk semua orang. Jadi ajang reuni, bertemu satu sama lain,” ujar Aris.
Lebih lanjut, Aris juga menjelaskan Festival Titik Temu edisi kelima ini akan menghadirkan lebih banyak hal. Festival ini tidak hanya sekedar penampilan musik, tapi juga pameran, kuliner lokal, program-program menarik, hingga pertemuan yang baik.
“Harapannya FTT tahun ini dapat menjadi eskapisme audiens dengan tetap melibatkan penggabungan berbagai elemen ekosistem lokal di Sulawesi Tengah seperti seni, budaya, lingkungan, dan komunitas lokal,” terangnya.
SatuSemester & MTN Kemenbud
Sementara itu, sebagai pembuka perjalanan menuju ke Festival utama, FTT 2026 juga menghadirkan SatuSemester. Program pembelajaran intensif bagi pelajar/mahasiswa, pelaku kreatif, dan komunitas untuk memahami dan menjalankan festival dari tahap konsep hingga eksekusi dan evaluasi.
SatuSemester menyajikan kelas teori, workshop praktis, dan real project experience dengan Festival Titik Temu 2026 sebagai laboratorium prakteknya. Pendaftaran secara gratis mulai pada Mei-Juni, lalu Inkubasi selama Juni-Oktober, dan implementasi langsung di FTT pada November mendatang.
Selain itu juga terdapat kolaborasi program MTN Kemenbud dengan rangkaian lokakarya selama 3 hari. Kegiatan ini mencakup MTN Asah Bakat Musik, MTN Ikon Inspirasi Musik & Idealis, dan MTN Lab Meramu Keramaian.
Program kolaborasi ini akan menghadirkan 5 sosok, baik itu dari Nasional maupun Lokal yang merepresentasikan semangat dalam berkarya. Kegiatan ini juga akan berfokus pada temu wicara serta perluasan jejaring antar pelaku kreatif.
**
Penulis: Agung Ramadhan



Leave a comment