Home Index Gubernur Sulteng Genjot Target Produksi Padi Capai 6 Ton per Hektar
IndexPemerintah

Gubernur Sulteng Genjot Target Produksi Padi Capai 6 Ton per Hektar

30
Gubernur Anwar Hafid memimpin rapat di Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP), Kabupaten Sigi, Selasa (14/7/2026).

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan Program Berani Panen Raya menjadi prioritas utama dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun menggenjot target produksi padi mencapai 6 ton per hektar.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perluasan Penerapan Budidaya Padi Pertanian Modern (PMAAS) dan Program Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2026 di Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP), di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Sigi, Selasa (14/7/2026).

Menurut Anwar Hafid, Sulawesi Tengah mendapat mandat strategis dalam Asta Cita Presiden sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menindaklanjutinya melalui Program Berani Panen Raya yang menjadi arah pembangunan pertanian daerah.

“Kalau pemerintah pusat menargetkan produktivitas hingga 10 ton per hektare, maka semangat Berani Panen Raya adalah mendorong petani Sulawesi Tengah terus meningkatkan hasil panennya. Yang terpenting adalah produktivitas naik dan kesejahteraan petani ikut meningkat,” ujar Anwar dalam keterangannya.

Saat ini produktivitas rata-rata padi Sulawesi Tengah masih berada di kisaran 4 ton per hektare. Melalui Program Berani Panen Raya, Pemprov Sulteng menargetkan rata-rata produksi meningkat menjadi 6 ton per hektare pada 2027.

Menurutnya, target tersebut realistis jika seluruh pemangku kepentingan bekerja secara terpadu.

“Kalau rata-rata Sulawesi Tengah bisa mencapai 6 ton per hektare, kita sudah memberi kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional,” kata Anwar.

Program Berani Panen Raya, lanjut Anwar, tidak hanya berfokus meningkatkan produktivitas sawah yang sudah ada, tetapi juga mendukung pengembangan petani baru melalui program cetak sawah.

Ia mengingatkan bahwa meningkatnya alih fungsi lahan menjadikan program cetak sawah baru sebagai kebutuhan mendesak untuk menjaga produksi pangan daerah.

Selain peningkatan produksi, Anwar juga menekankan pentingnya modernisasi pertanian melalui penerapan teknologi, mekanisasi, dan digitalisasi agar pertanian Sulawesi Tengah mampu bersaing dengan daerah maupun negara lain.

“Tujuan akhir dari Berani Panen Raya bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi menghadirkan kesejahteraan bagi petani Sulawesi Tengah,” tegasnya.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

KONEQ.ID – Sejumlah pengguna WhatsApp mengalami pemblokiran akun dalam dua pekan terakhir....

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...

IndexKorporat

The Gentlemen Klaim Rampok dan Miliki Data Digital Pertamina

KONEQ.ID – The Gentlemen merampok dan mengklaim kepemilikan data digital Pertamina, yang...

HumanioraIndex

Insiden Warga Palu Terlilit Kabel Internet: Telkom Siap Bertanggung Jawab

KONEQ.ID – Kabel jaringan internet yang semrawut dan melintang di badan jalan...