Home EkoBiz Hotel Aston Palu Ajak Gen Z Rasakan Kuliner Jepang dan Budaya Cosplay
EkoBizIndex

Hotel Aston Palu Ajak Gen Z Rasakan Kuliner Jepang dan Budaya Cosplay

65
60 Seconds to Tokyo di The Emerald Grand Ballroom Aston Palu. (Sumber: Retno)

KONEQ.ID – Aston Palu Hotel & Conference Center mengajak anak muda terutama generasi Z (GenZ) untuk merasakan pengalaman kuliner Jepang dan budaya Cosplay melalui program GLOWPHORIA bertajuk 60 Seconds to Tokyo, berlangsung di The Emerald Grand Ballroom Aston Palu, Sabtu (11/7/2026).

Restaurant Banquet Manager Aston Palu Hotel & Conference Center, Rida Mahardika, mengatakan program tersebut menyasar Gen Z, dengan menyajikan beragam menu khas Jepang yang menarik tanpa menghilangkan cita rasa autentik.

“Kami mengangkat tema Jepang karena melihat antusiasme masyarakat Palu terhadap budaya Jepang cukup tinggi. Selain itu, cukup banyak event cosplay yang digelar di Palu, tetapi sampai saat ini belum ada wadah yang dapat mengakomodasi komunitas maupun para penggemarnya,” ujar Rida kepada koneq.id

Lebih lanjut Rida menjelaskan, Aston Palu menghadirkan 18 menu makanan dan minuman bertema street food Jepang yang diolah menggunakan bahan-bahan premium. Beberapa menu yang diperkenalkan di antaranya chicken yakitori dan chicken katsu sando.

Namun, pada tahap awal peluncuran, hotel baru menyajikan tiga menu makanan. Sementara itu, pilihan minuman khas Jepang, seperti hōjicha dan berbagai minuman street food lainnya, akan tersedia secara bertahap mulai hari berikutnya.

Tidak hanya menawarkan pengalaman bersantap, Aston Palu juga menghadirkan nuansa budaya Jepang melalui kompetisi dan parade cosplay yang melibatkan lebih dari 20 peserta dari komunitas cosplay, sanggar tari, serta pelajar SMA dan SMK di Kota Palu.

Berbagai karakter ikonik anime dan budaya pop Jepang turut memeriahkan acara. Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menghadirkan stan sesuai dengan tema acara.

Sebagai bagian dari komitmennya mendukung komunitas kreatif, Aston Palu berencana menggelar kegiatan bertema setiap bulan.

Menurut Rida, Program ini tidak hanya menjadi wadah bagi komunitas pencinta budaya Jepang, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya melalui stan yang disesuaikan dengan tema kegiatan.

“Kami berharap para cosplayer di Kota Palu memiliki wadah untuk berkumpul dan menyalurkan kreativitas mereka. Karena itu, kami menghadirkan konsep yang sesuai dengan minat dan budaya yang mereka sukai. Bukan mereka yang mengikuti konsep kami, tetapi kami yang menyesuaikan konsep dengan komunitas mereka,” pungkasnya.

**

Penulis: Retno T. Rerung | Editor: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...