KONEQ.ID – Penjualan mobil di Indonesia periode Q1 2026 (Januari-Maret), masih menunjukan dominasi kuat merek Jepang, seperti Toyota dan lainnya. Namun, beberapa pemain baru mulai mencuri perhatian, khususnya dari pabrikan asal China, di antaranya BYD dan Jaecoo.
“Berdasarkan data ritel Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yang diakses, Selasa, total penjualan mencapai 211.905 unit dalam kuartal I atau tiga bulan pertama tahun ini,” tulis IQPlus dikutip Jumat (17/4/2026).
Toyota masih menempati posisi teratas penjualan periode ini dengan total 64.416 unit dan pangsa pasar sebesar 30,4 persen. Di posisi kedua, Daihatsu, membukukan 34.653 unit. Kemudian, Suzuki di posisi ketiga dengan 19.026 unit.
Selanjutnya, Mitsubishi Motors berada di peringkat keempat dengan penjualan 18.469 unit. Sementara Honda menempati posisi kelima dengan penjualan 13.001 unit.
Menariknya, merek kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, berhasil menembus peringkat keenam dengan total 10.265 unit. Hal ini menunjukkan tren peningkatan minat terhadap kendaraan elektrifikasi sebagai produk utamanya.
Di samping itu, Jaecoo, berhasil menempati posisi ke-7 dengan penjualan 7.927 unit. Padahal, pabrikan mobil asal Tiongkok di bawah grup Chery itu baru saja masuk Indonesia lima bulan lalu. Kemudian, Hyundai di posisi ke-8 mencatatkan penjualan 4.824 unit.
Peringkat 10 besar merek mobil penumpang terlaris kuartal pertama tahun ini juga terdapat merek Wuling yang menjual 3.643 unit, dan Chery sebanyak 3.433 unit.
Adapun beberapa merek premium, seperti BMW mencatat penjualan sebanyak 644 unit, Lexus 258 unit, dan Mercedes-Benz PC 242 unit. Ketiganya tampak masih tetap mempertahankan ceruk pasarnya, meski kontribusinya relatif kecil terhadap total volume penjualan mobil secara keseluruhan.
Sementara itu, penjualan mobil periode Q1 2026 di Indonesia ini masih menempatkan Grup Astra (PT Astra International Tbk) sebagai pemain utama, yang mencatatkan penjualan sebanyak 101.613 unit.
“Grup Astra tetap memimpin pangsa pasar otomotif di Indonesia. Ke depan, Grup Astra akan terus berfokus pada pengembangan produk dan layanan yang saling bersinergi guna memenuhi kebutuhan konsumen, sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan ndustry otomotif nasional,” ujar Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, dilansir dari SWA, Minggu (12/4/2026).
**
Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment