Home Index Penjualan Mobil Listrik 2024 Bertumbuh Pesat, BYD dan Wuling Bersaing Ketat
IndexKorporat

Penjualan Mobil Listrik 2024 Bertumbuh Pesat, BYD dan Wuling Bersaing Ketat

171
Pameran kendaraan di sebuah ajang nasional event otomotif. (Sumber; istimewa)

KONEQ.ID – Tren mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan. Terlihat dari penjualannya sepanjang periode tahun 2024 berhasil naik 161 persen dibandingkan satu tahun sebelumnya atau year-on-year (yoy).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), yang dilansir dari Kompas.com, Selasa (21/1/2025), tercatat sebanyak 44.557 unit BEV yang didistribusikan dari pabrik ke diler atau wholesales, melonjak drastis dari sebelumnya 17.058 unit.

Dalam kurun waktu tersebut, mobil merek BYD mendominasi pasar dengan model seperti BYD M6 yang terjual 6.124 unit, BYD Seal sebanyak 4.828 unit, dan BYD Atto 3 dengan 3.291 unit.

Sementara Wuling selaku pabrikan China yang lebih senior di Tanah Air juga tetap menjadi pemain penting lewat produknya yang terlaris, yaitu Binguo EV mencapai 5.156 unit dan Air ev sebanyak 4.440 unit, tetap meneruskan keberhasilannya dari tahun lalu.

Namun, ada perubahan menarik dibandingkan 2023 di mana Hyundai Ioniq 5, yang sempat menjadi mobil listrik terlaris dengan 7.176 unit, mengalami penurunan signifikan ke peringkat 9 dengan 1.561 unit. Kalah telak dengan BYD M6 yang kini menduduki posisi pertama.

Sebaliknya, Wuling Binguo EV yang baru diluncurkan pada akhir 2023, melesat dengan penjualan mencapai 5.156 unit pada 2024.

Di samping itu juga mobil merek Eropa seperti BMW, Citroen, Mini Cooper, dan Mercedes-Benz turut meramaikan pasar mobil listrik, meskipun dengan penjualan yang lebih kecil. BMW iX1 terjual 296 unit, Mini Cooper EV dengan 137 unit, dan Mercedes-Benz EQS 9 unit pada 2024.

Merek baru, seperti Aion Y Plus dengan 861 unit dan Hyptec HT dengan 379 unit, mulai menambah pilihan baru bagi konsumen, menunjukkan dinamika yang semakin kompetitif.

Secara keseluruhan, pasar mobil listrik di Indonesia tumbuh pesat pada 2024, dengan semakin banyaknya pilihan dari berbagai merek.

Konsumen kini memiliki lebih banyak opsi, mulai dari kendaraan terjangkau hingga ke model premium. Seiring tren ini, peta persaingan per-model pun berubah terbukti dari Ioniq 5 dan Air EV yang terlempar dari mobil model baru seperti M6 dan Seal.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...