Home Humaniora Humainement Concernes Kunjungi Situs Budaya dan Wisata Palu
HumanioraIndex

Humainement Concernes Kunjungi Situs Budaya dan Wisata Palu

149
Tim Humainement Concernes di Cagar Budaya Banua Oge Souraja, Sabtu (18/1/2025). (Sumber: Rivaldi)

KONEQ.ID Humainement Concernes (HC) bekerjasama dengan Yayasan Harkat Cakrawala Peduli melakukan kunjungan ke sejumlah tempat wisata dan budaya di sekitar Kota Palu. Salah satunya ke Cagar Budaya Banua Oge Souraja atau yang dikenal Rumah Adat Souraja.

Daegal Aristo DP. selaku pendiri Yayasan Harkat Cakrawala Peduli menyampaikan kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan International Solidarity – Multisport Tournament, yang mengenalkan kekayaan budaya serta potensi wisata kepada peserta yang berasal dari Prancis.

“Tujuannya wisatawan datang kemari pada dasarnya ada kerjasama dengan Yayasan Harkat Cakrawala Peduli dan Humainement Concernes (HC),” tutur Daegal kepada eqozmedia.id yang memandu langsung peserta menuju ke Cagar Budaya Banua Oge Souraja, Sabtu (18/1/2025).

Rumah Adat Souraja, merupakan simbol kebudayaan dan tradisi lokal, yang kini semakin dikenal oleh wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mengeksplorasi potensi pengembangan ekonomi di sektor pariwisata berbasis budaya.

Kunjungan wisatawan asing secara langsung dapat meningkatkan pendapatan bagi pelaku usaha lokal. Wisatawan asing biasanya menghabiskan uang untuk berbagai aktivitas seperti tiket masuk, pemandu wisata, serta membeli kerajinan tangan, kuliner lokal, dan suvenir. Hal ini memberikan aliran pendapatan yang signifikan bagi komunitas yang terlibat dalam sektor pariwisata.

“Karena bisa jadi nanti ini, akan jadi media kalau ada turis-turis datang dari luar untuk mengunjungi rumah adat souraja. Setiap kunjungan itu pasti kita akan ada ongkosnya, sehingga bisa membeli apa saja dan sebagainya. Bisa jadi itu untuk kebutuhan ekonomi di sini ketika mereka (wisatawan) datang,” ucap Daegal.

Selain itu, wisatawan asing yang mengunjungi Rumah Adat Souraja turut mempromosikan budaya dan tradisi lokal ke luar negeri. Mereka akan berbagi pengalaman mereka dengan keluarga, teman, atau melalui media sosial, sehingga memperkenalkan keunikan rumah adat ini kepada masyarakat yang lebih luas.

Lanjut Daegal, menyampaikan ini dapat memperkuat citra rumah adat Souraja sebagai destinasi wisata yang berpotensi tinggi dan menarik minat lebih banyak wisatawan internasional.

“Kalau menurut saya ini bisa menjadi batu loncatan. Yayasan punya banyak kenalan yang dapat merekomendasikan wisatawan jika ingin berkunjung ke Palu, dan datang kesini (rumah adat souraja). Mereka sudah pasti akan menggunakan sosial media, melalui teman-teman mereka yang ada di sosial media ini dapat menjadikan Palu sebagai salah satu kota destinasi wisata,” tutup Daegal.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

IndexKorporat

WhatsApp Ramai Diblokir, Waspadai Modus Pengambilalihan Akun

KONEQ.ID – Sejumlah pengguna WhatsApp mengalami pemblokiran akun dalam dua pekan terakhir....

IndexPemerintah

Gubernur Anwar Hafid Dorong Sulteng Jadi “Raja Durian Dunia”

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, berambisi menjadikan Sulteng sebagai...

IndexKorporat

The Gentlemen Klaim Rampok dan Miliki Data Digital Pertamina

KONEQ.ID – The Gentlemen merampok dan mengklaim kepemilikan data digital Pertamina, yang...

HumanioraIndex

Insiden Warga Palu Terlilit Kabel Internet: Telkom Siap Bertanggung Jawab

KONEQ.ID – Kabel jaringan internet yang semrawut dan melintang di badan jalan...