Home EkoBiz Kerukunan Pedagang Siomay Palu Dorong Penguatan Sosial dan Ekonomi Lokal
EkoBizIndex

Kerukunan Pedagang Siomay Palu Dorong Penguatan Sosial dan Ekonomi Lokal

82
Wakil dan Ketua KPSP Gatot Sukoyo (Kanan). (Sumber: Retno)

KONEQ.ID – Kerukunan Pedagang Siomay Palu (KPSP) berupaya mendorong penguatan sosial dan ekonomi lokal dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 KPSP. Hal tersebut disampaikan ketua KPSP Gatot Sukoyo saat acara makan siomay gratis yang berlangsung di Jalan Sungai Ogotion Palu, Minggu (22/12/2024).

Gatot menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar pedagang siomay serta masyarakat sekaligus menjadi ajang refleksi atas perjalanan 5 tahun KPSP. Menurutnya, dengan begitu pihaknya dapat terlibat dalam mendorong penguatan sosial serta ekonomi lokal.

“Harapannya, pelaku UMKM ini lebih dikenal Masyarakat, daan alhamdulillah pemerintah melalui dinas terkait sudah membimbing kami”, ujar Gatot.

Gatot menambahkan KPSP banyak mendapatkan banyak dukungan dari pemerintah seperti program sertifikasi halal dan nomor induk berusaha (NIB).

“Kita ini pedagang siomay sebenarnya masing-masing mandiri dalam pengelolaannya, tapi kalau kita hitung dalam Kota Palu ini kami termasuk pelaku UMKM dalam putaran ekonomi itu sangat besar sekali. Contohnya 1,200 orang penjual siomay dalam satu orang 3kg  di kali 1,200 orang per hari berapa perputaran uang dipasar itu cukup besar dan alhamdulilah dengan adanya kami, para petani, pedagang daging, dan pedagang ayam tergantung juga kepada kami”, ungkap Gatot.

HUT KPSP dimeriahkan dengan rangkaian acara makan siomay gratis, telah berhasil menarik ratusan warga yang sangat antusias meramaikan kegiatan tersebut. Terdapat 40 gerobak siomay gratis yang dibagikan di tempat acara berlangsung.

Pihak KPSP juga berharap dapat memperluas peranannya dalam menciptakan peluang bagi pedagang muda untuk bergabung dan membangun karier dalam dunia kuliner.

“Untuk teman-teman para pedagang siomay yang mungkin belum bergabung dengan kerukunan pedagang siomay Palu, kami harap agar dapat bergabung”, tutur Rustam selaku Ketua Panitia.

Melalui acara ini KPSP ingin menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari dampak sosial yang tercipta—membangun ekonomi lokal yang lebih berdaya saing dan inklusif.

(kq/rn)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

HumanioraIndex

PWI Morut Gelar UKW Perdana, Dorong Peran Strategis Media dan Profesionalitas Wartawan

KONEQ.ID – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar kegiatan...

IndexKeuangan

LPS Ungkap 15 Juta Warga RI Usia Produktif Tak Punya Rekening Bank

KONEQ.ID – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan hingga saat ini masih ada...

IndexPemerintah

Gubernur Sulteng Jajaki Peluang Ekspor dan Wisata di Pasar Timur-Tengah

KONEQ,ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menjajaki peluang kerja sama...

EkoBizIndex

Ketergantungan Impor Energi Jadi Bukti Kerentanan Ekonomi Indonesia

KONEQ.ID – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) menyatakan...