KONEQ.ID – Robot humanoid dan AI (Artificial Intelligence) untuk pertama kalinya memiliki spot tersendiri yang menjadi sorotan utama di World Intelligence Expo. Pameran ini berlangung pada 28-31 Mei 2026 di Tianjin, Tiongkok.
Dalam laporan CGTN menyampaikan, bahwa pelaksanaan World Intelligence Expo mencakup area seluas 130.000 meter persegi. Terdapat lebih dari 700 perusahaan yang terlibat di enam zona pameran, seperti AI core technologies, intelligent connected vehicles, low-altitude economy, dan commercial aerospace.
“Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok telah menetapkan robot humanoid sebagai prioritas strategis” tulis CGTN dalam keteranganya dikutip Sabtu (29/5/2026).
Di antara peserta pameran, Unitree Robotics memamerkan robot humanoid G1 seharga di bawah $100.000. Selain itu UBTECH Robotics mendemonstrasikan robot humanoid industri Walker S untuk pekerjaan pabrik. Adapun Galbot memiliki robot pekerja gudang yang mampu menavigasi lingkungan yang tidak terstruktur.
Lebih lanjut di zona low-altitude economy, mencakupEHang, perusahaan yang menerima sertifikat taksi udara otonom pertama di dunia dari Civil Aviation Administration of China (CAAC) pada tahun 2023.
Di samping itu, turut hadir AutoFlight, perusahaan yang telah menandatangani kesepakatan dengan perusahaan logistik asal Arab Saudi pada awal tahun ini untuk menjajaki layanan pengiriman menggunakan drone.
CGTN juga melaporkan bahwa terdapat lebih dari 20 kota di Tiongkok sedang membangun atau merencanakan vertiport, yaitu sebuah fasilitas atau area khusus drone. Salah satunya, Shenzhen, menargetkan 1.000 rute penerbangan pada tahun 2027.
“Delegasi pembeli internasional yang terdiri dari para pebisnis menghadiri acara tersebut. Pada tahun sebelumnya, World Intelligence Expo menarik pembeli dari Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin”, katanya.
**
Penulis: Agung Ramadhan



Leave a comment