KONEQ.ID – General Manager Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu, Efendy Lakada, mengungkapkan saat ini kebijakan anggaran pemerintah cukup berdampak terhadap bisnis perhotelan. Untuk menyiasati tantangan tersebut pihaknya melakukan resegmentasi bisnis.
“Dengan adanya kebijakan yang cukup berdampak di bisnis hotel, kita melakukan resegmentasi strategi dengan mengutamakan kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya pelanggan di kota palu, Sulawesi Tengah maupun dari daerah lain,” ungkap Efendy kepada KONEQ.ID dalam kegiatan Halalbihalal Hotel BW Plus Coco Palu, pada Selasa (31/3/2026).
Efendy menyampaikan bahwa penjualan paket-paket kamar kini ditawarkan dengan harga khusus, baik kepada pihak korporat maupun instansi pemerintahan.
Menurutnya, kebijakan pemerintah terkait efisiensi anggaran berdampak luar biasa terhadap tingkat hunian kamar dengan terjadinya penurunan tingkat hunian hingga berada di bawah 50 persen.
“Sebenarnya itu berdampak bukan hanya di BW, tetapi juga hotel-hotel lainnya di Kota Palu,” papar Efendy.
Meski demikian, Hotel BW Plus Coco Palu sebagai salah satu stakeholder bagian dari mitra pemerintah tetap mendukung kebijakan terbaik dari pemerintah.
“Mau tidak mau, suka tidak suka kita harus mendukung kebijakan pemerintah walaupun memang sangat berdampak di tingkat hunian khususnya di kota palu sendiri yang secara khusus merupakan nice destinasion,” ujar Efendy.
Siasat Bisnis
Efendy mengungkapkan bahwa kebijakan yang membuat perhotelan menjadi sangat terpukul perlu disiasati dengan memperhatikan berbagai kondisi bisnis. Salah satunya dengan berfokus pada bidang Food & Beverage (F&B).

Leave a comment