KONEQ.ID – Kodam XXIII/Palaka Wira menggelar Pencak Silat Militer Open Tournament untuk mempromosikan kekayaan budaya bangsa. Kegiatan ini berlangsung pada 2-8 Februari 2026, di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Palu.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXIII/Palaka Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, mewakili Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, yang juga secara resmi membuka Pencak Silat Militer Open Tournament, Senin (2/2/2026).
“Kegiatan ini untuk mempromosikan pencak silat sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa, mencari bibit-bibit unggul atlet pencak silat sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur pencak silat kepada generasi muda,” jelas Agus Sasmita dalam keterangannya.
Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira diikuti oleh 1.247 peserta yang berasal dari 11 provinsi, 9 Komando Utama (Kotama), 48 perguruan silat, serta satuan jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira.
Dalam amanat Pangdam XXIII/Palaka Wira, Kasdam menyampaikan, penghormatan setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam turnamen ini.
“Kehadiran para atlet merupakan suatu kebanggaan bagi Kodam XXIII/Palaka Wira khususnya, dan Provinsi Sulawesi Tengah pada umumnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia sampaikan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan warisan leluhur yang mengandung nilai moral, disiplin, dan jiwa ksatria yang harus dijaga dan dilestarikan.
“Turnamen ini tidak hanya bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul atlet pencak silat, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi antara TNI dan masyarakat guna memperkokoh Kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tambahnya
Pada kesempatan ini, Pangdam XXIII/Palaka Wira juga berpesan kepada seluruh atlet agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas karena kehormatan lebih utama dari kemenangan, mengutamakan faktor keamanan dalam setiap pertandingan, menjadikan turnamen sebagai ajang pembuktian hasil latihan yang telah dijalani, serta menghormati keputusan wasit dan juri dengan sikap ksatria.
(kq/gx)
Leave a comment