Home Index Pemkot Palu Sidak Pasar, Pantau Ketat Harga Pangan Jelang Lebaran
IndexPemerintah

Pemkot Palu Sidak Pasar, Pantau Ketat Harga Pangan Jelang Lebaran

147
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin saat Sidak ke Pasar Masomba. (Sumber: Retno)

KONEQ.ID – Pemerintah Daerah Kota Palu (Pemkot Palu) memantau ketat harga pangan melalui inspeksi mendadak (Sidak) di pasar tradisional. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga di momen Ramadhan ini, terutama menjelang Lebaran Idul Fitri.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin memimpin Sidak ke Pasar Masomba Palu bersama tim Satgas Pangan untuk melakukan peninjauan langsung kondisi pasar guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Imelda menilai harga bahan pokok di Kota Palu relatif stabil. Namun juga terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai rawit, ikan, gula, dan telur.

“Untuk cabai rawit harganya saat ini berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp65.000 per kilogram. Komoditas lain seperti tomat masih aman di harga Rp5.000 sampai Rp6.000 per kilogram, cabe keriting dan bawang putih juga sudah mengalami penurunan harga,” ujarnya saat Sidak di Pasar Masomba Palu, Selasa (03/03/2026) .

Lebih lanjut, Imelda menjelaskan adanya kenaikan harga ikan katombo dan ayam. Selain itu juga kenaikan terjadi pada komoditas gula menjadi Rp19.000 per kilogram, yang diperkirakan karena meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Sementara itu, Pemkot Palu berupaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat melalui Gerakan Pasar Murah (GPM) dengan memberikan subsidi bahan pokok seperti, bawang merah, cabai rawit, telur, minyak goreng, gas, dan beras.

“Subsidi harga telur dari Rp65.000 menjadi Rp55.000. Subsidi selalu potongan Rp5.000 per kilogram atau per liter, dan tergantung jenis komoditas. Jadi misalkan di sini Rp50.000, berarti di sana kita jual Rp45.000,” terang Imelda.

Ia melanjutkan, bahwa untuk memastikan tidak adanya penimbunan bahan pokok atau kenaikan harga, Pemkot Palu melakukan pengawasan dan bertindak tegas terhadap distributor dan pangkalan, termasuk distributor gas dan bahan pokok lainnya.

“Sidak akan terus dilakukan, terutama terhadap distributor maupun pangkalan gas yang menjual di atas harga yang telah ditetapkan. Untuk itu saya harap masyarakat bijak dalam berbelanja dan tidak panik buying,” tutup Imelda.

**

Penulis: Retno Rerung | Editor: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...