KONEQ.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen untuk mendorong peningkatan kapasitas wartawan dan kehumasan.
Hal tersebut lahir dalam silaturahmi Kepala Kejati Sulteng Nuzul Rahmat bersama Ketua PWI Sulteng Tri Putra Toana, di Kantor Kejati Sulteng, Senin (13/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, membahas peluang kolaborasi antara PWI sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia dan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum.
Keduanya sepakat bahwa sinergi institusi penting, untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang jurnalistik dan kehumasan di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulteng.
Ketua PWI Sulteng Tri Putra Toana menyampaikan, bahwa wartawan harus mampu menimbang dan memberikan informasi yang mendidik, inspiratif, dan merajut tenun kebangsaan tanpa kehilangan daya kritisnya dalam fungsi kontrol sosial.
“Di situlah perlunya wartawan memiliki kompetensi. PWI dan Kejati, bisa kolaborasi bersama-sama meningkatkan kapasitas wartawan, khususnya yang liputan di bidang hukum, baik di Kejati maupun Kejari,” ujarnya.
Lebih lanjut Tri Putra menegaskan PWI sebagai organisasi pers tertua, didirikan oleh para pendiri bangsa, sehingga berbeda dengan organisasi pers atau wartawan lainnya.
Dalam gerak organisasi, PWI mengusung ideologi pers kebangsaan, yang menyambungkan suara rakyat dengan kebijakan pemerintah demi keberlangsungan bangsa dan negara.
Sementara itu, Nuzul Rahmat turut menyampaikan kedekatannya dengan dunia jurnalistik. Ia mengaku memiliki latar belakang keluarga yang pernah aktif sebagai pengurus PWI Sulteng, sehingga merasa menjadi bagian dari insan pers. Selain itu, Nuzul juga pernah bertugas di Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Agung.
Menindaklanjuti kesepakatan pertemuan tersebut, Nuzul menginstruksikan Asisten Intel dan Kasi Penkum untuk membuat rencana kegiatan, yang dibicarakan dan dirancang bersama pengurus PWI Sulteng.
Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pengurus PWI Sulteng, antara lain Ketua Dewan Kehormatan Mahmud Matangara, Sekretaris Temu Sutrisno, Wakil Ketua Bidang Hukum Udin Salim, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Murtalib, Wakil Ketua Bidang Organisasi Fery, Ketua SIWO Irwan, serta Bendahara Helmy Jatmika.
Selanjutnya, kolaborasi kegiatan direncanakan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi ke tingkat kejaksaan negeri serta agenda pertemuan lanjutan guna merumuskan program yang konkret. Pertemuan yang berlangsung hangat diakhiri dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol sinergi PWI Sulteng dan Kejati Sulteng.
**
Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment