KONEQ.ID – PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) mengumumkan Fasilitas Banggai Ammonia Plant (BAP) yang dioperasikan anak usahanya, PT Panca Amara Utama (PAU), akan melakukan penghentian operasional sementara untuk pemeliharaan terjadwal.
Pengumuman tersebut disampaikan Corporate Secretary ESSA, Shinta Dumasari Utami Siringoringo, pada Selasa (21/4/2026). Ia menyebut pemeliharaan terjadwal akan berlangsung selama sekitar lima pekan, mulai tanggal 6 Mei 2026.
“Ini bagian dari komitmen Perseroan untuk menjaga keandalan dan kinerja optimal fasilitas produksi. Meskipun kegiatan pemeliharaan tersebut akan berdampak pada penurunan produksi amonia,” kata Shinta dalam keterangannya.
Ia melanjutkan, bahwa rencana pemeliharaan terjadwal ini juga sejalan dengan yang sebelumnya telah disampaikan dalam Public Expose dan RUPS Tahunan Perseroan Tahun 2025.
Lebih lanjut, manajemen ESSA mengklaim, Banggai Ammonia Plant merupakan salah satu pabrik amoniak paling efisien di dunia. Dengan penggunaan teknologi KBR Reforming Exchanger System & Purifier.
Melalui pemeliharaan terjadwal ini, manajemen berharap dapat mendukung peningkatan kinerja dan keandalan operasional fasilitas di masa mendatang.
“Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik,” terang Shinta.
Banggai Ammonia Plant berlokasi di Desa Uso, Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pabrik ini menghasilkan amonia yang digunakan sebagai bahan baku pupuk dan industri kimia lainnya. Adapun kapasitas produksinya sebesar 700 ribu ton per tahun atau sekitar 1.900 ton per hari.
Secara kapastias pabrik ini merupakan salah satu proyek strategis di Indonesia dengan fokus produksi untuk pasar domestik maupun ekspor.
**
Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment