Home Index Pemkot Palu Sanggah Isu Kelangkaan LPG 3Kg, Pastikan Stok Aman
IndexPemerintah

Pemkot Palu Sanggah Isu Kelangkaan LPG 3Kg, Pastikan Stok Aman

170
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Palu, Eka Komalasari. (Sumber: Retno)

KONEQ.ID – Pemerintah Kota Palu (Pemkot Palu) melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Palu, Eka Komalasari, menyanggah isu kelangkaan LPG 3 Kilogram yang sempat beredar dan memastikan kondisi tersebut tidak berdampak signifikan di momen ramadan saat ini.

Ia menyampaikan hal tersebut saat ditemui di Kantor Wali Kota Palu usai mengikuti high level meeting dan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Tengah, yang berlangsung melalui Zoom Meeting, pada Kamis (26/2/2026).

Eka menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palu memperketat pengawasan distribusi dan harga kebutuhan pokok menyusul arahan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah dalam high level meeting pengendalian inflasi.

“Melalui Satgas LPG dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemerintah Kota Palu telah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pangkalan dan memastikan stok tersedia dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Selain itu, pasar murah juga digelar untuk menjaga daya beli masyarakat serta mengantisipasi lonjakan permintaan bahan pokok selama bulan suci,” ujarnya.

Lanjut Eka menjelaskan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan selama Ramadan, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) turut menggelar pasar murah yang menyediakan LPG 3 Kg bagi masyarakat yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai penerima manfaat.

Ia juga menyampaikan bahwa inflasi di Kota Palu saat ini dipengaruhi oleh kenaikan harga ikan, emas, serta sektor properti yang mengalami kenaikan secara permanen. Kondisi tersebut diantisipasi melalui penambahan pasokan beras guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Dalam high level meeting tersebut, Pemprov Sulteng mengimbau seluruh kabupaten dan kota untuk secara masif melaksanakan pasar murah, meningkatkan pengawasan terhadap potensi kelangkaan LPG 3 kilogram, memastikan ketersediaan bahan pokok, menjamin harga tetap sesuai HET dan terjangkau bagi masyarakat, serta mencegah praktik penimbunan oleh pelaku usaha.

“Kami mengimbau masyarakat Kota Palu agar tetap tenang karena ketersediaan kebutuhan pokok saat ini dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Belilah sesuai kebutuhan,” pungkas Eka.

**

Penulis: Retno Rerung | Editor: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...