Home Index Gubernur Sulteng Gandeng ITB Perkuat Program Berani Cerdas
IndexPemerintah

Gubernur Sulteng Gandeng ITB Perkuat Program Berani Cerdas

124
Gubernur Anwar Hafid bersama Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara. (Sumber: Dok. Pemprov Sulteng)

KONEQ.ID – Gubernur Sulteng Anwar Hafid melakukan pertemuan dengan Rektor Institut teknologi Bandung (ITB) Prof. Tatacipta Dirgantara beserta jajarannya untuk kerjasama penguatan program berani cerdas. Kegiatan tersebut berlangsung di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Gubernur Anwar menyatakan bahwa sejak ia dilantik, salah satu niat besarnya adalah membangun hubungan kerjasama dengan perguruan tinggi ternama seperti ITB.

“Masyarakat kami banyak menginginkan berkuliah di ITB. Kalau bisa kami dibukakan ruang untuk bekerja sama di bidang pendidikan, khususnya metalurgi dan bidang teknis lainnya,” ungkap Anwar.

Ia menekankan program unggulan Berani Cerdas, menjadi fokus pengembangan SDM dengan mengalokasikan anggaran untuk mengatasi anak putus sekolah dan memberikan beasiswa bagi mahasiswa asal Sulteng di seluruh Indonesia, termasuk jalur prestasi dan afirmasi.

Gubernur Anwar menerangkan kerjasama yang berjalan dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) di bidang metalurgi, melibatkan 40 mahasiswa Sulteng. Harapannya kerjasama serupa dapat terjalin dengan ITB, terutama di sektor sumber daya alam, seperti pertambangan nikel yang masih kekurangan SDM ahli.

ITB Sambut Baik Program Berani Cerdas

Sementara, Prof. Tatacipta Dirgantara menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan ITB ingin menjadi miniatur Indonesia dengan keterwakilan mahasiswa dari seluruh provinsi, termasuk Sulteng.

ITB aktif bermitra dengan pemerintah daerah dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, seperti program air bersih di wilayah timur Indonesia serta fokus kebencanaan.

‘’Di Sulawesi Tengah banyak potensi terkait perikanan, sumber daya alam, dan pengembangan ekonomi. Kami bersedia berkontribusi sesuai keilmuan kami,’’ kata Tatacipta.

Ia juga menyoroti pendampingan tata ruang terkait kerentanan bencana, serta menyarankan kerja sama tidak terbatas pada kelas khusus, melainkan melibatkan berbagai disiplin seperti Teknik Sipil, Teknik Lingkungan, dan program S2 profesional serta pengembangan kapasitas guru.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Irwan Meilano, menyatakan kesiapan menerima calon mahasiswa Sulteng, termasuk melalui program seleksi siswa unggul yang akan digelar pada April 2026 mendatang.

Irwan menyebut program metalurgi internasional ITB bekerja sama dengan mitra Australia dan kolaborasi dengan industri di Morowali serta Dekan Teknik Universitas Tadulako.

Rekomendasi hasil pertemuan menyatakan kerja sama akan segera ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulteng dan BAPPEDA Sulteng dalam waktu dekat. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi strategis untuk kemajuan pendidikan, riset, dan pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...