Home Index IHSG Terjun 6,61 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp12.736 Triliun
IndexKeuangan

IHSG Terjun 6,61 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp12.736 Triliun

88
IHSG Terjun 6,61 Persen periode 20-24 April 2026. Kapitalisasi Pasar Jadi Rp12.736 Triliun. (Sumber: IDX Channel)

KONEQ.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam periode sepekan, yaitu 20-24 April 2026, mengalami pelemahan signifikan. Indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) terjun sebesar 6,61 persen ke level 7.129 dari posisi 7.643 pada pekan sebelumnya.

Dilansir dari IDX Channel, tekanan jual yang cukup kuat terjadi di pasar saham domestik. Dalam rentang perdagangan sepekan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.692 dan terendah di 7.115, menunjukkan volatilitas yang cukup lebar di tengah sentimen pasar yang cenderung negatif.

“Penurunan ini mencerminkan tekanan berat di pasar saham domestik, seiring meningkatnya aksi jual, terutama oleh investor asing. Dari sisi aliran dana, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih,” tulis IDX Channel dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).

Sepanjang pekan ini mencatatkan nilai net sell asing mencapai sekitar Rp2,95 triliun. Hal itu mencerminkan masih adanya tekanan keluar dana dari pasar domestik. Secara transaksi, investor asing membukukan nilai jual sebesar Rp31,8 triliun, lebih tinggi dari nilai beli Rp28,85 triliun.

Koreksi IHSG juga sejalan dengan penurunan kapitalisasi pasar yang tercatat menyusut 6,59 persen menjadi Rp12.736 triliun, dari Rp13.635 triliun pada pekan sebelumnya. Pelemahan ini menunjukkan berkurangnya nilai keseluruhan emiten di pasar, seiring tekanan harga saham di berbagai sektor.

Meski IHSG mengalami penurunan, aktivitas perdagangan menunjukkan dinamika yang beragam. Rata-rata volume transaksi harian naik 4,44 persen menjadi 44,88 miliar lembar saham, dari 42,98 miliar lembar pada pekan sebelumnya. Frekuensi transaksi harian juga naik tipis 1,09 persen menjadi 2,75 juta kali transaksi.

Namun, peningkatan aktivitas tersebut tidak diikuti oleh nilai transaksi. Rata-rata nilai transaksi harian turun 3,67 persen menjadi Rp19,61 triliun, dari Rp20,36 triliun pada pekan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun transaksi lebih ramai, namun nilai per transaksi cenderung lebih kecil.

Sementara itu, secara sektoral tercatat hampir seluruh sektor mengalami penurunan. Misalnya, sektor energi yang terkoreksi 8,15 persen, consumer cyclicals 6,12 persen, properti 6,3 persen, dan infrastruktur 5,57 persen.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...