Home EkoBiz Harga Emas Anjlok Sepekan Hampir Mencapai 20 Persen
EkoBizIndex

Harga Emas Anjlok Sepekan Hampir Mencapai 20 Persen

175
Ilustrasi. Emas batangan UBS. (Sumber: Ist)

KONEQ.ID – Harga emas anjlok dalam sepekan hampir mencapai minus 20 persen, yang terhitung dalam periode tanggal 16-23 Maret 2026. Di awal pekan ini tercatat penurunan lebih dari 8 persen atau menyentuh kisaran harga Rp2,2 juta per gram, pada Senin (23/3/2026).

Konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung saat ini memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga global. Hal tersebut turut menjadi faktor koreksi harga emas meski dianggap sebagai safe haven di tengah konflik geopolitik.

Dalam tiga minggu sejak perang dimulai dengan serangan AS ke Iran pada 28 Februari lalu, penurunan emas juga sebagian didorong oleh aksi jual paksa ketika investor berusaha menutup kerugian di bagian lain portofolio mereka.

“Besarnya aksi jual emas ini bukanlah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi kecepatan penurunannya jauh lebih cepat dibandingkan banyak kejadian historis,” kata Wayne Gordon, penasihat investasi di unit manajemen kekayaan UBS Group AG, dilansir Bloomberg.

Sementara itu, Direktur strategi komoditas di BNP Paribas SA. David Wilson mengatakan, reaksi emas terhadap guncangan makroekonomi saat ini memiliki preseden pasar yang jelas.

“Jika melihat tiga siklus guncangan ekonomi sebelumnya, pada 2008, 2020, dan 2022, emas pada awalnya turun ketika pasar bereaksi terhadap arus berita, dengan investor biasanya menjual aset untuk memegang dolar AS,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa ketiga periode tersebut kemudian diikuti oleh reli yang berkelanjutan.

Dalam pantauan harga emas, Senin (23/3), produk Antam per gram yaitu Rp2.843.000 dan pembelian kembali atau buyback seharga Rp2.693.700 per gram. Adapun di Galeri24 juga harga emas produk UBS, yaitu Rp2.862.000 per gram dan buyback seharga Rp2.669.000 per gram.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...