Home Index BPS Palu Sebut Belanja Pemerintah Tidak Signifikan Terhadap Sektor Perhotelan
IndexPemerintah

BPS Palu Sebut Belanja Pemerintah Tidak Signifikan Terhadap Sektor Perhotelan

79
Kepala BPS Kota Palu, Agus Santoso. (Sumber: Retno)

KONEQ.ID – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, Agus Santoso, menyebut pengaruh belanja Pemerintah terhadap sektor perhotelan di Palu tidak cukup signifikan jika dibandingkan dengan belanja wisatawan umum.

“Perlu dicatat bahwa meskipun belanja pemerintah juga memengaruhi hotel, khususnya hotel bintang, dampaknya tidak terlalu besar,” ungkap Agus saat ditemui usai melaksanakan agenda rapat di Kantor Wali Kota Palu, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa aktivitas ekonomi hotel secara bulanan lebih dipengaruhi oleh wisatawan umum dibandingkan kegiatan pemerintah, yang hanya terbatas pada momen pelatihan atau kegiatan tertentu.

“Diperkirakan pengaruh aktivitas pemerintah terhadap jumlah tamu hotel sekitar 20 persen,” ujarnya.

Agus juga menyampaikan perkembangan sektor perhotelan menunjukkan tren positif pada Desember 2025. Berdasarkan data BPS, jumlah tamu hotel tercatat mengalami peningkatan signifikan, sebesar 17,98 persen secara year on year (Yoy).

Menurutnya, kenaikan ini mengindikasikan adanya pemulihan dan peningkatan aktivitas pariwisata serta mobilitas masyarakat di akhir tahun 2025 lalu.

“Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang mencapai 20.207 orang, meningkat signifikan dibandingkan Desember 2024 yang hanya 17.128 orang. Kenaikan ini sebesar 17,98 persen,” terang Agus.

Pada kesempatan berbeda dalam riset yang disampaikan Director Strategic Consulting Cushman & Wakefield Indonesia, Arief Rahardjo menaksir, operator hotel pada tahun 2026 akan berfokus pada diversifikasi pasar dan inovasi produk layanan.

Sementara itu, perhotelan yang sebelumnya berfokus pada tamu dari instansi pemerintah dan badan usaha milik negara, kini meningkatkan layanan dan produk mereka untuk menarik tamu dari perusahaan swasta, asosiasi profesi, komunitas, dan partai politik.

Arief juga menilai beberapa segmen hotel berpotensi pulih lebih cepat. Ia mencontohkan hotel bintang 3 dapat didukung oleh acara non-MICE seperti konser musik, maraton, dan acara lainnya yang mampu menarik pengunjung hotel.

(kq/rr)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

IndexPemerintah

Upacara HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Serukan Persatuan Dalam Pembangunan Daerah

KONEQ.ID – Gubernur Anwar Hafid memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-62...

IndexKorporat

Bank Indonesia Buka Loker Special Hire dan PKWT 2026

KONEQ.ID – Bank Indonesia (BI) mengumumkan pembukaan lowongan kerja (loker) atau rekrutmen...

IndexKorporat

BSN Palu Dialog dengan Media Lokal, Dorong Penguatan Keuangan Syariah

KONEQ.ID – Bank Syariah Nasional (BSN) Palu melakukan dialog dengan media lokal...

IndexKeuangan

Saham Big Banks Menguat di Akhir Pekan, Analis: Pengaruh Nilai Tukar Rupiah

KONEQ.ID – Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks kompak menguat dengan...