Home EkoBiz Bank Indonesia dan KBRI Rabat Dorong Ekspor Kopi dan Teh ke Maroko
EkoBizIndex

Bank Indonesia dan KBRI Rabat Dorong Ekspor Kopi dan Teh ke Maroko

73
sp 2729725 2
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, saat talkshow, 'Diversity in a Cup: The Secret Taste of Indonesian Coffee'. (Sumber: Dok. BI)

KONEQ.ID  Bank Indonesia (BI) bersama KBRI Rabat memperkuat diplomasi ekonomi melalui promosi kopi dan teh Indonesia dalam kegiatan “The Marrakech Coffee & Tea Festival 2025. Langkah ini merupakan upaya memperluas akses pasar, mendorong ekspor bernilai tambah, dan membuka peluang kemitraan dagang baru di kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah.

Keikutsertaan Indonesia dalam gelaran promosi pada 6–8 Desember 2025 di Marrakech Expo Park, Maroko ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan visibilitas produk Indonesia di pasar nontradisional sekaligus mendukung akselerasi UMKM berdaya saing. Gelaran ini juga platform pertemuan bisnis dan perluasan jejaring perdagangan internasional.

“Di setiap cangkir kopi terdapat kisah tentang komunitas, para petani, perempuan penyortir, UMKM, inovator muda, hingga barista, yang menjadi ‘rasa rahasia’ kopi Indonesia,” ujar Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, saat talkshow bertajuk ‘Diversity in a Cup: The Secret Taste of Indonesian Coffee’, yang dilansir dari keterangan resminya, Senin (8/12/2025).

Destry juga menyoroti potensi ekspor kopi Indonesia yang terus meningkat. Pada 2024, Indonesia menjadi produsen kopi terbesar keempat dunia dengan nilai ekspor mencapai USD 1,6 miliar, seiring meningkatnya permintaan kopi Arabica specialty.

Pasar utama ekspor kopi Indonesia berkembang di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Kinerja positif juga terlihat pada ekspor teh Indonesia, yang mencapai USD 52,8 juta dan mulai menembus pasar Afrika.

Sejumlah pelaku usaha, termasuk Presiden dari the National Federation of Coffee Industrialists and Distributors, Amina Alaoui, menyatakan ketertarikannya untuk memperkenalkan kopi Indonesia lebih luas di Maroko karena kualitasnya dinilai sangat baik.

Pada pameran ini, Bank Indonesia menghadirkan 7 UMKM kopi dan 2 UMKM teh dari berbagai daerah, yang berhasil menarik perhatian pengunjung karena cita rasa kopi Indonesia dinilai lebih kaya dan berkualitas.

Selain Indonesia, negara produsen kopi dan teh, seperti Peru, Uganda, dan Rwanda turut meramaikan festival ini. Sepanjang 2025, berbagai kegiatan promosi ekspor, seperti Karya Kreatif Indonesia, Foodex Jepang, FHA Singapore, Seoul Food Expo, World of Coffee Jakarta, Singapore Coffee Week, dan Trade Expo Indonesia, telah menghasilkan komitmen pembelian kopi dan teh senilai Rp309 miliar.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

OJK BEI dan KSEI Tuntanskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia Koneq Media Integra
KorporatIndex

Perubahan Kebijakan Saham Free Float dan Tata Kelola Perusahaan Mulai Berlaku

KONEQ.ID – Bursa Efek Indonesi (BEI) telah melakukan penyesuaian Peraturan Bursa Nomor...

Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR BPN Nusron Wahid di UIN Datokarama Palu Koneq Media Integra Agung Ramadhan
PemerintahIndex

Menteri ATR/BPN Sebut Sulteng Baru Capai 27 Persen Sertifikasi Tanah Wakaf

KONEQ.ID –  Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sertifikasi...

Efendi Lakada Resegmentasi Bisnis Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran Pemerintah Agung Ramadahan Koneq Media Integra
KorporatIndex

Resegmentasi Bisnis, Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran

KONEQ.ID – General Manager Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu, Efendy...

Archipelago International Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul Koneq Media Integra Hotel Aston Palu Sijeuni Palu
KorporatIndex

Archipelago International-Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul

KONEQ.ID – Hotel Aston Palu menyajikan cita rasa autentik street food Seoul,...