Home Index Investasi SPAM Uveta Senilai Rp1,2T, Cikasda Sulteng: Suez Jadi Calon Pengelola
IndexPemerintah

Investasi SPAM Uveta Senilai Rp1,2T, Cikasda Sulteng: Suez Jadi Calon Pengelola

148
Kadis Cikasd Sulteng, Andi Ruly Djanggola. (Sumber: Agung)

KONEQ.ID – Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda) Provinsi Sulawesi Tengah,  Dr. Andi Ruly Djanggola, SE., M.Si. mengungkapkan SPAM Uveta memiliki nilai investasi Rp1,2triliun dan akan dikelola oleh pihak swasta. Suez Group digadang-gadang menjadi pengelola.

Ruly menyampaikan bahwa Sulteng pasca bencana 2018 lalu mendapatkan hibah mencapai Rp1,2triliun untuk pengerjaan proyek SPAM Uveta.

“Suez salah satu perusahaan yang punya pengalaman untuk pengelolaan instalasi air, baik yang bersih maupun limbah. Mereka melihat potensi SPAM Uveta ini dapat dikembangkan,” ungkap Ruly dalam kegiatan Jumpa Pers di Kantor Bappeda Sulteng, Selasa (14/4/2026).

Ruly menyampaikan, kondisi SPAM Uveta saat ini sedang dalam proses pemeliharaan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun telah terbangun fasilitas dengan kapasitas sebesar 600 liter per detik.

“Saya bersyukur Cikasda ini mendapatkan perhatian penuh dari Presiden dengan adanya APBN yang mengambil alih program seperti irigasi, air bersih. Jadi yang berperan saat ini adalah balai dari kementerian PU. Sementara kami di Cikasda menerima aset seperti SPAM Uveta,” ungkap Ruly.

Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Regional Uveta ini merupakan proyek infrastruktur air bersih yang melayani sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, seperti Palu, Sigi, dan Donggala.

Proyek ini melibatkan pemasangan pipa, pengelolaan terintegrasi, dan ditargetkan beroperasi penuh dengan dukungan dokumen kelembagaan dari Kementerian.

Lebih lanjut, Ruly mengatakan bahwa pemerintah provinsi akan segera menjadwalkan pertemuan dengan Suez Group untuk membahas lebih lanjut mengenai kerjasama pengelolaan serta operasional SPAM Uveta.

“Yang terpenting saat ini, Suez ini persentasi terlebih dahulu. Seperti apa mekanismenya. Karena terus terang biaya SPAM ini sangat banyak. Suez itu sudah meminta wakut ke pak gub. Hanya ini masih rangkaian HUT Sulteng. Mungkin setelah itu kita jadwalkan waktu dan tempat pertemuannya,” pungkasnya.

**

Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...