KONEQ.ID – Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 dengan penuh khidmat dan semangat kedaerahan dengan menggelar upacara yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur, Minggu (13/4/2025).
Kegiatan tersebut secara dipimpin langsung oleh Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, sebagai Inspektur Upacara, dengan mengusung tema “Sulteng Nambaso” yang mencerminkan semangat pembangunan melalui sembilan program strategis Pemerintah Provinsi Sulteng.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjalanan panjang dan pencapaian yang telah diraih provinsi ini sejak pertama kali berdiri pada 13 April 1964.
“Alhamdulillah, pagi ini kita kembali melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas dinamika perjalanan daerah ini, peringatan ini juga menjadi momen untuk membuka kembali lembaran sejarah dan mengenang berbagai keberhasilan, tantangan, dan persoalan yang telah dihadapi” ungkap Anwar di hadapan peserta upacara.
Menurut Anwar, setiap langkah dan kebijakan para pemimpin sebelumnya telah memberikan dampak positif signifikan bagi masyarakat serta membentuk fondasi yang kuat dalam pembangunan provinsi dan peringatan HUT ke-61 ini diharapkan menjadi titik refleksi bersama untuk terus bersinergi dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Dalam wawancara dengan awak media usai upacara, Gubernur menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat serta kehadiran para tokoh penting, termasuk mantan gubernur, pejabat pusat, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat luas.
“Alhamdulillah ini start awal yang sangat bersemangat tentunya ya, antusias masyarakat juga hadir di acara ini luar biasa dan juga dukungan dari berbagai pihak,” ungkap Anwar Hafid.
Ia menambahkan bahwa perayaan tahun ini terasa lebih istimewa dibandingkan sebelumnya.
“Spesialnya itu kalau saya lihat ya, semua bupati hadir kompak. Biasanya ada yang tidak hadir, ini sangat kompak. Kemudian yang kedua ini spesial karena banyak tamu-tamu dari Jakarta. Para pejabat-pejabat anak-anak daerah Sulteng hadir itu spesialnya saya lihat dan yang kedua tokoh-tokoh agama juga banyak yang hadir dan tokoh-tokoh adat se-Sulawesi Tengah itu yang luar biasa spesial sekali. Yang paling spesial adalah masyarakat banyak hadir,” jelasnya.
(kq/rn)
Leave a comment