Home Index PDRB Sulteng 2024 Rp 376 T: Pendapatan Rata-rata Penduduk Rp 10 Juta Per Bulan
IndexPemerintah

PDRB Sulteng 2024 Rp 376 T: Pendapatan Rata-rata Penduduk Rp 10 Juta Per Bulan

161
Kantor Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tengah, di Jalan Moh. Yamin, Palu. (Sumber: Agung)

KONEQ.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng merilis angka perekonomian Sulawesi Tengah (Sulteng) periode tahun 2024, yang diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, mencapai Rp 376,95 triliun, atau tumbuh sebesar 9,89 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sulteng dengan jumlah penduduk 3,1 juta orang, mencatatkan PDRB per kapita sebesar Rp 120,75 juta. Artinya, pendapatan rata-rata bulanan berkisar Rp 10 jutaan per orang. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pendapatan per kapita secara nasional.

Plt. Kepala BPS Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan realisasi Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia 2024 mencapai US$4.960,33 yang setara dengan Rp78,62 juta secara tahunan dan sekitar Rp 6,5 juta secara bulanan.

“PDB per kapita tahun 2024 adalah sebesar Rp78,62 juta atau sebesar US$4.960,33 per kapita,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (5/2/2025).

PDB per kapita menggambarkan rata-rata pendapatan setiap penduduk di suatu wilayah tersebut, terpantau naik dari 2023 yang sebesar Rp75 juta. Artinya, terjadi kenaikan PDB per kapita sekitar Rp3,6 juta pada 2024.

PDB atau PDRB merupakan indikator yang mengukur total nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu daerah atau wilayah dalam periode waktu tertentu, serta menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi ekonomi.

Lanjut, perubahan struktur PDRB Sulteng mencerminkan peran strategis pada sektor Industri Pengolahan. Ditopang oleh aktivitas ekspor, industri pengolahan berkontribusi 41,18 persen terhadap PDRB serta tumbuh sebesar 19,12 persen. Hal itu sejalan dengan adanya peningkatan produksi komoditas besi baja, nikel, dan kokas.

Kontribusi terbesar terhadap ekspor berasal dari besi dan baja senilai US$1.257,79 juta atau 60,9 persen dari total nilai ekspor. Sedangkan negara tujuan utama ekspor adalah Tiongkok dengan nilai US$ 950,50 juta atau 46,07 persen dari total nilai ekspor.

Secara keseluruhan total nilai ekspor Sulteng 2024 tercatat US$ 21.236,86 juta atau jika dikonversi Rp 16.280 per dolar hari ini, Jumat (7/2/2025), berarti sekitar Rp 345,73 triliun.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar ekonomi, bisnis, dan lainnya. Ayo terhubung, dan berdampak!

Related Articles

EkoBizIndex

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 6 Persen di 2027, Menkeu Proyeksikan 2,4 juta Lapangan Kerja Baru

KONEQ.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan 2,4 juta lapangan kerja...

IndexPemerintah

Sulteng Buka Peluang Kerja Sama Jerman di Sektor Pertanian hingga Mineral

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) membuka peluang kerja sama...

HumanioraIndex

POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Dimulai, Gubernur Tekankan Prestasi dan Sportivitas

KONEQ.ID – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, secara resmi membuka Pekan...

IndexKeuangan

OJK Sebut Kontribusi Pindar Untuk UMKM Semakin Meningkat

KONEQ.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi Pinjaman Daring (Pindar/fintech lending)...