Minggu , 15 Februari 2026
Home Humaniora Selera Kendaraan Koruptor Mayoritas Pilih Rubicon, Mercy, dan Harley-Davidson
HumanioraIndex

Selera Kendaraan Koruptor Mayoritas Pilih Rubicon, Mercy, dan Harley-Davidson

21
EQOZ MEDIA Rubicon Mercy dan Harley Davidson Jadi Kendaraan Favorit Koruptor. SUMBER FOTO KOMPAS.comANTONIUS ADITYA MAHENDRA 1
Petugas melakukan perawatan kendaraan sitaan di Gedung RUPBASAN KPK RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (7/1/2025). (Sumber: Antonius/Kompas).

KONEQ.ID  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang dari koruptor, termasuk kendaraan mobil dan sepeda motor. Barang sitaan tersebut akan disimpan sementara di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK.

Setelah mendapatkan penetapan hukum yang sah dari pengadilan, mobil dan motor rampasan itu akan dilelang kepada publik. Menariknya, di antara berbagai kendaraan yang ada di Rupbasan KPK, terdapat merek-merek kendaraan yang cukup terkenal dan banyak dikenali masyarakat.

Beberapa mobil yang disita terkait kasus korupsi, misalnya adalah Jeep Rubicon dan berbagai model Mercedes-Benz. Sementara untuk motor mayoritas motor gede (moge) Harley-Davidson dan juga Vespa.

Dilansir dari Kompas.com, Minggu (19/1/2025), Direktur Pelacakan Aset Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, menyampaikan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut sering kali ditemukan sebagai barang rampasan dalam kasus korupsi.

“Saya juga tidak tahu ya, tapi memang faktanya seperti itu barang rampasan kami kalau motor itu Harley-Davidson kalau mobil-mobil (Jeep) Rubicon, Mercedes-Benz, seperti itu,” kata Mungki.

Mungki tidak dapat memberikan penjelasan mengenai fenomena ini, tetapi kecenderungannya berkaitan dengan upaya para pelaku korupsi meningkatkan status sosial di tengah masyarakat.

Fenomena ini mengungkapkan sebuah ironi, yaitu kemewahan yang dipamerkan melalui kepemilikan kendaraan mewah sering kali diperoleh dengan cara yang tidak sah.

“Ini pendapat pribadi ya, mungkin menunjukkan bahwa status sosial dengan memiliki moge dan mobil mewah menunjukkan status sosial bahwa ‘Oh saya ini orang yang kaya, mampu’, walaupun itu ternyata dibeli dari hasil korupsi,” tutupnya.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Menteri Keuangan Purbaya di Kegiatan Wisuda UIi
EkoBizIndex

Sektor Swasta Punya Peran Kunci Ekspansi Ekonomi Jangka Panjang

KONEQ.ID – Sektor swasta dianggap memiliki peran kunci dalam melakukan ekspansi ekonomi...

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan Dokumentasi Foto Agung Koneq
EkoBizIndex

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan

KONEQ.ID – Hotel Khas Palu menyajikan “Cita Rasa Berkah Ramadhan” dengan berbagi...

Pasokan Pangan Melimpah Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadan 2026 2 1
EkoBizIndex

Pasokan Pangan Melimpah, Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadhan

KONEQ.ID – Pasokan pangan seperti beras hingga telur ayam melimpah dalam kondisi...

Talkshow Outlook Bisnis Property Sulteng 2026 PWI Sulteng 1
PemerintahIndex

Kepala BP3KP Sebut 300 Ribu Warga Sulteng Belum Punya Rumah

KONEQ.ID – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi...