Minggu , 15 Februari 2026
Home Korporat IMIP Gelontorkan Investasi Rp552 Triliun Sejak Tahun 2015 Hingga 2024
KorporatIndex

IMIP Gelontorkan Investasi Rp552 Triliun Sejak Tahun 2015 Hingga 2024

23
imip telah investasi rp552 triliun sepanjang tahun 2015 2024 1734581053 1
Direktur Komunikasi PT IMIP Emilia Bassar dan Direktur Operasional PT IMIP Irsan Widjaja. (Sumber: Dok. Media Relations PT IMIP).

KONEQ.IDPT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terhitung sepanjang tahun 2015 hingga periode Agustus 2024 telah menggelontorkan dana investasi jumbo mencapai US$ 34,3 miliar atau setara Rp 552,2 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.100.

Dilansir dari keterangan resminya, Direktur Komunikasi IMIP Emilia Bassar mengatakan, bahwa total investasi yang telah digelontorkan oleh pengelola kawasan industri di Morowali, Sulawesi Tengah tersebut terhitung hingga Agustus 2024 ini.

“Ini datanya untuk akumulasi investasinya dari 2015 sampai 2024 itu senilai US$ 34,3 miliar. Kemudian dengan konversi sekarang ya, jadi teman-teman bisa hitung dengan konversi sekarang ini 16.100 untuk US$ 1-nya,” ujarnya dalam acara Press Briefing PT IMIP di kantornya, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Berdasarkan paparannya, investasi yang digodok oleh pihaknya terus meningkat dari tahun 2022. Dari tahun 2022 hingga 2023 investasi perusahaan meningkat sebesar US$ 0,54 miliar setara 8,69 triliun. Sedangkan, investasi dari tahun 2023 ke tahun 2024 ini meningkat sebesar US$ 4,16 miliar setara Rp 6,69 triliun

Tidak hanya itu, Emilia menyebutkan pihaknya sudah menyetorkan kewajiban untuk negara berupa pajak hingga US$ 1,16 miliar setara Rp 18,56 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.000 per US$. Emilia mengatakan jumlah setoran pajak tersebut terhitung untuk tahun 2023 lalu.

“(Pajak) yang sudah kita bayar ke negara di 2023 US$ 1,16 miliar, jadi sekitar Rp 16 T atau mungkin sampai menuju ke Rp 17 T ya. Bisa ga 17T? Mungkin ya, dikali Rp 16.000 sekarang ini ya kursnya,” ujarnya.

Emilia menyebutkan pada tahun 2022 lalu pihaknya juga sudah menyetorkan pajak pada negara mencapai US$ 1,32 miliar setara Rp 21,12 triliun. Sedangkan, untuk tahun 2021, pihaknya menyetorkan pajak pada negara sebesar US$ 655 juta setara Rp 10,48 triliun.

Selain itu, Emilia menyebutkan saat ini pihaknya telah menghitung devisa hasil ekspor yang dihasilkan oleh pihaknya hingga November 2024 ini sebesar US$ 14,45 miliar setara Rp 232,6 triliun dengan asumsi kurs Rp 16.100 per US$.

“Lalu untuk devisa ekspor, itu juga hingga November 2024 nilainya sudah mencapai US$ 14,45 miliar,” bebernya.

Dalam paparannya, devisa hasil ekspor perusahaan terhitung lebih tinggi yakni pada tahun 2023 sebesar US$ 15,49 setara Rp 249,3 triliun. Sedangkan, untuk tahun 2022 devisa hasil ekspor perusahaan terhitung mencapai US$ 15,03 miliar setara Rp 241,9 triliun.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Menteri Keuangan Purbaya di Kegiatan Wisuda UIi
EkoBizIndex

Sektor Swasta Punya Peran Kunci Ekspansi Ekonomi Jangka Panjang

KONEQ.ID – Sektor swasta dianggap memiliki peran kunci dalam melakukan ekspansi ekonomi...

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan Dokumentasi Foto Agung Koneq
EkoBizIndex

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan

KONEQ.ID – Hotel Khas Palu menyajikan “Cita Rasa Berkah Ramadhan” dengan berbagi...

Pasokan Pangan Melimpah Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadan 2026 2 1
EkoBizIndex

Pasokan Pangan Melimpah, Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadhan

KONEQ.ID – Pasokan pangan seperti beras hingga telur ayam melimpah dalam kondisi...

Talkshow Outlook Bisnis Property Sulteng 2026 PWI Sulteng 1
PemerintahIndex

Kepala BP3KP Sebut 300 Ribu Warga Sulteng Belum Punya Rumah

KONEQ.ID – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi...