“Kita konsen ke bidang FnB karena tidak bisa dihindari seperti perjalanan dinas itu kan hampir 90% dihilangkan. Dampaknya ke kita. Sementara kita stakeholder itu membangun akomodasi ini untuk men-support program pemerintah,” ungkapnya.
Selain itu, pihak Hotel BW Plus Coco Palu juga berusaha untuk tidak mengurangi karyawan dan memaksimalkan kemampuan bisnis untuk terus berkelanjutan.
“Kita berusaha sebenarnya untuk tidak memangkas karyawan. Namun melihat supaya perusahaan itu tetap sustain jangka panjang, kita juga melihat biaya-biaya tetap mana yang bisa dialokasikan dan mana perlu yang ditekan,” ujar Efendy.
Menurutnya, bisnis sangat drastis turun dipengaruhi dengan berubahnya pangsa pasar, maka seharusnya manajemen melihat setiap kondisi dengan bijak.
Kemudian, biaya terlalu tinggi dan pendapatan rendah akan membuat perusahaan defisit atau mengalami kerugian, olehnya kebijakan internal yang diambil, yaitu memonitor ketat performa karyawan.
“Kita harus mendukung sambil menunggu review atas kebijakan pemerintah. Apakah itu akan dilanjutkan atau tidak kita berharap akan direview lebih baik supaya perkembangan ekonomi tidak hanya berat sebelah tetapi bisa secara menyeluruh berdampak luas ke stakeholder,” paparnya.
**
Penulis: Agung Ramadhan

Leave a comment