Home Pemerintah Sulteng Garap Kerja Sama Sichuan Untuk Industrialisasi Pertanian dan Perkebunan
PemerintahIndex

Sulteng Garap Kerja Sama Sichuan Untuk Industrialisasi Pertanian dan Perkebunan

29
Sulteng Garap Kerja Sama Sichuan Untuk Industrialisasi Pertanian dan Perkebunan Koneq Media Indonesia Agung Sulawesi Tengah
Pertemuan Pemrov Sulteng dan delegasi Chengtu Huishi Technology Co., Ltd. (Sumber: Dok. Pemrov Sulteng).

KONEQ.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggarap kerja sama dengan Chengtu Huishi Technology Co., Ltd., perusahaan milik daerah Provinsi Sichuan, Tiongkok. Kerja sama strategis sister province kedua daerah ini berfokus pada industrialisasi pertanian dan perkebunan.

Dalam pertemuan kedua pihak, Sulteng dan Sichuan, yang dihadiri Zheng Shan-shan sebagai delegasi Chengtu Huishi Technology Co., Ltd., membahas pengembangan kawasan industri berbasis pertanian dan perkebunan, penguatan rantai pasok, serta peningkatan nilai tambah komoditas unggulan seperti durian, kakao, dan kopi yang berorientasi ekspor langsung ke pasar Tiongkok. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Polibu, Sabtu (21/2/2026).

Gubernur Sulteng Anwar Hafid menegaskan, bahwa kerja sama ini dibangun dalam kerangka kolaborasi dua negara dan dua provinsi melalui pengembangan kawasan industri yang saling terhubung.

“Kita ingin mendorong industrialisasi hasil-hasil pertanian kita, salah satunya durian, agar memberi nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi. Harapannya, di sini ada kawasan industri, di sana juga ada kawasan industri, sehingga dua provinsi ini bisa tumbuh bersama sebagai sister province,” ujar Anwar dalam keterangan resmi dikutip, Sabtu (21/2/2026).

Menurutnya, kehadiran kawasan industri di Sulawesi Tengah yang disandingkan dengan kawasan industri di Provinsi Sichuan akan menjadi fondasi kuat menuju hubungan sister province yang berkelanjutan.

Gubernur menyampaikan bahwa Sulawesi Tengah memiliki posisi strategis sebagai jalur pengiriman langsung dari kawasan Pantura menuju Tiongkok. Oleh karena itu, rencana investasi pembangunan cold storage oleh mitra dari Sichuan dinilai sangat potensial.

Fasilitas tersebut dapat dikembangkan di kawasan industri yang telah ada, seperti Kawasan Industri Palu maupun Kawasan Industri Siniu yang telah diarahkan sebagai kawasan industri hijau.

“Kami melihat cold storage bukan hanya untuk penyimpanan, tetapi bisa berkembang menjadi pusat industri pengolahan durian dan komoditas pertanian lainnya. Ini sangat sejalan dengan visi kami menjadikan kawasan industri Siniu sebagai kawasan industri hijau,” jelas Gubernur.

Anwar menyampaikan Potensi durian, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong, yang dinilai sangat menjanjikan. Pada Januari lalu, tercatat tiga kali pengiriman durian segar langsung ke Tiongkok dengan nilai ekspor sekitar satu juta dolar Amerika Serikat atau setara 16 miliar rupiah.

Meski volumenya masih sekitar 45 ton, capaian ini menjadi tonggak awal penting karena pengiriman tidak lagi melalui daerah perantara seperti Thailand, Vietnam, maupun Surabaya.

“Kami ingin wilayah barat Sulawesi Tengah juga maju terutama di sektor pertanian. Karena itu, saya minta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti kerja sama ini. Saya bersama Wakil Gubernur akan mendukung penuh,” tegasnya.

Sementara itu, Zheng Shan-shan menyampaikan bahwa pihaknya melihat Sulawesi Tengah sebagai mitra strategis dengan potensi besar di sektor pertanian dan pengolahan pangan. Ia menjelaskan bahwa pihak Sichuan pada tahap awal ingin memastikan kawasan industri dua negara dapat berjalan dengan baik sebelum masuk ke investasi yang lebih spesifik.

“Kami sangat tertarik dengan pengembangan industri berbasis pertanian. Perusahaan-perusahaan di Sichuan memiliki pengalaman dalam pengolahan pangan lanjutan, seperti teknologi freeze drying, ekstraksi tanaman, serta pengolahan kakao dan kopi. Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah, memiliki potensi bahan baku yang sangat besar,” ungkap Zheng Shan-shan.

Ia juga menegaskan bahwa pembentukan tim bersama dan kerja sama sister province merupakan langkah penting sebagai pintu awal sebelum masuk ke pembahasan teknis dan proyek konkret. Menurutnya, pendekatan bertahap akan memastikan kerja sama berjalan stabil dan saling menguntungkan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sepakat membentuk tim bersama untuk mempersiapkan kerja sama sister province secara kelembagaan. Kerja sama ini ke depan tidak hanya diarahkan pada sektor pertanian dan perkebunan, tetapi juga perikanan, peternakan, logistik, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pemerintah Provinsi berharap kolaborasi Sulawesi Tengah dan Sichuan dapat menjadi contoh kerja sama daerah lintas negara yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua provinsi.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

OJK BEI dan KSEI Tuntanskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia Koneq Media Integra
KorporatIndex

Perubahan Kebijakan Saham Free Float dan Tata Kelola Perusahaan Mulai Berlaku

KONEQ.ID – Bursa Efek Indonesi (BEI) telah melakukan penyesuaian Peraturan Bursa Nomor...

Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR BPN Nusron Wahid di UIN Datokarama Palu Koneq Media Integra Agung Ramadhan
PemerintahIndex

Menteri ATR/BPN Sebut Sulteng Baru Capai 27 Persen Sertifikasi Tanah Wakaf

KONEQ.ID –  Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sertifikasi...

Efendi Lakada Resegmentasi Bisnis Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran Pemerintah Agung Ramadahan Koneq Media Integra
KorporatIndex

Resegmentasi Bisnis, Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran

KONEQ.ID – General Manager Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu, Efendy...

Archipelago International Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul Koneq Media Integra Hotel Aston Palu Sijeuni Palu
KorporatIndex

Archipelago International-Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul

KONEQ.ID – Hotel Aston Palu menyajikan cita rasa autentik street food Seoul,...