KONEQ.ID – Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Palu menyerukan penggunaan BYOND bagi masyarakat yang ingin menabung emas mulai dengan nominal Rp50.000. BYOND adalah super-app perbankan digital terbaru dari BSI dengan fitur yang lengkap, keamanan yang tinggi (fraud detection system), dan performa lebih cepat.
Manager Mikro dan Pawning BSI Area Palu, Inhar Ramli, mengatakan harga emas saat ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Namun, antusiasme masyarakat justru semakin meningkat seiring dengan kenaikan harga emas.
“Menabung emas dapat dimulai dari nominal Rp50.000, cocok sebagai dana cadangan atau investasi jangka panjang,” ujar Inhar saat ditemui pada Kamis (26/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa keputusan untuk memulai cicilan emas maupun menabung emas bergantung pada kondisi masing-masing individu. Menurutnya, bagi anak muda yang masih berkuliah dan belum memiliki penghasilan tetap, disarankan untuk memulai dengan menabung emas terlebih dahulu.
Menabung emas dinilai lebih sesuai karena nominalnya relatif ringan, dapat dilakukan secara rutin, melatih kedisiplinan dalam mengelola keuangan, serta cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang.
“Dulu harga emas masih berada di kisaran Rp300.000 per gram, namun saat ini telah mendekati Rp3 juta per gram,” kata Inhar.
Ia menilai kenaikan harga emas dalam jangka panjang tersebut menjadi salah satu alasan mengapa emas lebih tepat dijadikan instrumen investasi, bukan untuk perdagangan jangka pendek.
“Berdasarkan pengamatan di area BSI Palu yang mencakup tiga provinsi, yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo, minat masyarakat terhadap produk emas sangat luar biasa,” tandas Inhar.
**
Penulis: Retno Rerung | Editor: Agung Ramadhan

Leave a comment