Minggu , 15 Februari 2026
Home EkoBiz AHY Lewat TYI Gagas Pilar Ekonomi, Dukung Transformasi Pertumbuhan Nasional
EkoBizIndex

AHY Lewat TYI Gagas Pilar Ekonomi, Dukung Transformasi Pertumbuhan Nasional

12
AHY indo harus maju koneq
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di The Yudhoyono Institute. (TYI). (Sumber: Istimewa)

KONEQ.ID – Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI), sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menggagas Peta jalan ekonomi Indonesia, dengan lima pilar pendukung transformasi pertumbuhan nasional.

Semangatnya adalah membersamai upaya transformasi nasional yang ditempuh Presiden Prabowo Subianto demi masa depan ekonomi nasional. AHY menegaskan pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya sekadar angka statistik.

“Indonesia harus maju, bukan sekadar tumbuh. Pertumbuhan harus bertransformasi menjadi kemakmuran yang adil dan bisa dirasakan langsung di kantong serta meja makan rakyat,” ujarnya dalam forum Yudhoyono Dialogue Forum bertajuk ‘The New Economy, New Road to Prosperity’ di Museum dan Galeri SBY–ANI, Pacitan, Jumat (6/2/2026).

AHY menguraikan lima pilar ‘Ekonomi Baru’ yang konkret dan relevan. Pilar ekonomi ini digadang-gadang penting bagi generasi muda yang menghadapi disrupsi teknologi dan ketatnya persaingan global.

Pertama, menyoal infrastruktur dasar dan keadilan, yang bukan sekadar aspal dan semen, tapi sarana keadilan sosial untuk menurunkan biaya logistik agar harga kebutuhan pokok merata hingga ke pelosok.

Kedua, perumahan layak yang berfokus pada hunian terjangkau sebagai fondasi martabat, produktivitas dan penciptaan lapangan kerja. Ketiga, konektivitas fisik dan digital demi memperkuat persatuan nasional, dan memastikan UMKM serta masyarakat di daerah memiliki akses transportasi dan internet yang setara.

Keempat, investasi manusia, yang prioritasnya pada kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai modal utama bersaing di level dunia.

Kelima, soal akselerasi teknologi dan kecerdasan buatan atau AI. Titik berangkatnya ialah memanfaatkan kecerdasan buatan untuk pelayanan publik yang lebih cepat dan transparan, dengan tetap berlandaskan etik, regulasi yang adaptif serta penguatan talenta digital.

AHY mengingatkan tantangan ke depan, mulai dari krisis iklim hingga dinamika geopolitik, memerlukan kebijakan yang jitu, bukan sekadar jargon.

“Kemakmuran adalah pengalaman hidup yang lebih baik bagi nelayan, buruh, hingga content creator muda,” ujarnya.

Acara ditutup dengan arahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menghadirkan tokoh-tokoh dengan beragam latar belakang, seperti pengusaha Chairul Tanjung, dan Otto Toto Sugiri, akademisi Hermanto sebagai Rektor Perbanas Institute, dan Yose Rizal dari CSIS, dan mantan Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh, serta Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Nasional Ilham Habibie.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Menteri Keuangan Purbaya di Kegiatan Wisuda UIi
EkoBizIndex

Sektor Swasta Punya Peran Kunci Ekspansi Ekonomi Jangka Panjang

KONEQ.ID – Sektor swasta dianggap memiliki peran kunci dalam melakukan ekspansi ekonomi...

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan Dokumentasi Foto Agung Koneq
EkoBizIndex

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan

KONEQ.ID – Hotel Khas Palu menyajikan “Cita Rasa Berkah Ramadhan” dengan berbagi...

Pasokan Pangan Melimpah Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadan 2026 2 1
EkoBizIndex

Pasokan Pangan Melimpah, Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadhan

KONEQ.ID – Pasokan pangan seperti beras hingga telur ayam melimpah dalam kondisi...

Talkshow Outlook Bisnis Property Sulteng 2026 PWI Sulteng 1
PemerintahIndex

Kepala BP3KP Sebut 300 Ribu Warga Sulteng Belum Punya Rumah

KONEQ.ID – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi...