KONEQ.ID – Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, menyampaikan bahwa insan media menjadi bagian yang turut menjaga stabilitas di tengah masyarakat.
Hal tersebut dia sampaikan pada kegiatan silaturahmi dan olahraga bersama insan media Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Lapangan Makodam XXIII/Palaka Wira, Selasa (27/01/2026).
Dalam sambutannya, Pangdam Jonathan mengatakan pertemuan ini merupakan forum awal untuk membuka ruang komunikasi yang terbuka dan konstruktif bersama seluruh awak media. Dengan harapan ke depan terjalin kerja sama yang konkret dan berkelanjutan dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kodam (Komando Daerah Militer) hingga ke satuan bawah.
“Media yang bekerja dengan etika jurnalistik, kami yakin dapat berbuat semaksimal mungkin untuk membangun dan menjaga bersama daerah ini”, ujarnya.
Ia mengungkapkan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait berbagai program dan kegiatan TNI, antara lain Karya Bakti, Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur seperti jembatan, penanganan bencana, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah.
“Media adalah sarana strategis untuk menyampaikan apa yang kami kerjakan. Jika tidak disampaikan, maka masyarakat tidak akan mengetahui,” tambahnya.
Selain itu, Pangdam XXIII/Palaka Wira juga menekankan pentingnya peran media dalam menyasar generasi muda di Sulawesi Tengah untuk turut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba dan penanggulangan Illegal Mining (pertambangan ilegal).
“Permasalahan narkoba dan illegal mining bukan hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua institusi saja. Dibutuhkan peran bersama seluruh elemen bangsa, termasuk TNI dan insan media, dalam melakukan edukasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Menurut Pangdam, aktivitas illegal mining selain merusak lingkungan, juga berpotensi menimbulkan dampak sosial dan keamanan di wilayah. Oleh karena itu, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan media sangat diperlukan agar masyarakat memahami dampak negatif dari praktik tersebut serta mendukung upaya penertiban yang dilakukan sesuai ketentuan hukum.
Pada kesempatan ini, Pangdam turut memperkenalkan Kodam XXIII/Palaka Wira sebagai salah satu dari enam Kodam baru yang dibentuk oleh Presiden Republik Indonesia pada 10 Agustus 2025 di Batujajar. Kodam XXIII/Palaka Wira merupakan hasil penggabungan wilayah dari Kodam XIII/Merdeka Manado dan Kodam XIV/Hasanuddin Makassar, yang membawahi wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.
(kq/gx)
Leave a comment