Minggu , 15 Februari 2026
Home Humaniora Mayoritas Anggota Netflix Indonesia Tonton Film Lokal
HumanioraIndex

Mayoritas Anggota Netflix Indonesia Tonton Film Lokal

20
Mayoritas Anggota Netflix Indonesia Tonton Film Lokal
Vice President Content Netflix Southeast Asia, Malobika Banerji (baju merah), di Kota Kasablanka, Jakarta, Kamis (15/1). (Sumber: Bloomberg Technoz/Dinda)

KONEQ.ID – Vice President Content Netflix Southeast Asia, Malobika Banerji, mengungkapkan bahwa mayoritas atau lebih dari 90% anggota Netflix di Indonesia tercatat menonton konten (film) lokal sepanjang 2025.

Malobika mengatakan apresiasi penonton Indonesia terhadap karya kreator lokal terasa sangat mengharukan. Menurutnya, pencapaian ini tidak hanya ditujukan kepada para pembuat film dan serial, tetapi juga kepada Netflix yang konsisten menghadirkan cerita-cerita Indonesia ke layar global. Data ini, kata dia, baru pertama kali dipublikasikan ke publik.

“Dulu sering terdengar anggapan bahwa Indonesia hanya menyukai konten impor dan tidak tertarik menonton cerita lokal,” ujar Malobika dalam acara Netflix dilansir dari Bloomberg Techno, Kamis (15/1/2026).

Ia mengingatkan bahwa pada periode 2018–2019, mayoritas anggota Netflix di Indonesia masih didominasi tontonan film Hollywood dan serial Korea. Perubahan signifikan ini menjadi bukti kuat hasil kerja sama jangka panjang Netflix dengan komunitas kreatif lokal serta tim produksi di lapangan.

Namun, ia menegaskan anggapan tersebut terbantahkan ketika cerita yang dihadirkan nyambung dengan kehidupan penonton Indonesia.

Masuk Global Top 10 Film dan Serial Non-Bahasa Inggris

Menurut Malobika, keberhasilan konten lokal di dalam negeri juga berdampak global. Dalam beberapa tahun terakhir, sekitar 35 cerita lokal berhasil masuk dalam daftar Global Top 10 Film dan Serial Non-Bahasa Inggris Netflix, menandakan minat penonton dunia terhadap cerita dari Indonesia.

Saat ini, Netflix memprogram tayangan untuk sekitar 302 juta rumah tangga di 190 negara. Platform tersebut menyediakan subtitle dan sulih suara dalam lebih dari 30 bahasa sebagai bagian dari ambisi membangun penawaran hiburan global lintas budaya dan bahasa.

Pendekatan ini, lanjut Malobika, membuat Netflix sulit didefinisikan dengan satu jenis film atau serial tertentu. Keragaman audiens yang sangat besar mendorong Netflix untuk selalu mengedepankan variasi dan kualitas, karena definisi hiburan yang menyenangkan berbeda bagi setiap orang.

Sejumlah judul Indonesia disebut menjadi contoh kuat resonansi cerita lokal, seperti The Most Beautiful Girl In The World yang menghadirkan nuansa komedi romantis klasik, serta Abadi Nan Jaya yang menampilkan kisah zombie dengan sentuhan khas Indonesia dan berhasil menembus pasar global, termasuk disukai penonton di 75 negara.

Netflix juga mencatat antusiasme penonton terhadap format baru, salah satunya serial Ipar Adalah Maut, yang membuktikan format sinetron dapat berkembang di platform digital.

Capaian ini menegaskan bahwa ketika penonton melihat cerita yang terasa dekat dengan diri mereka, konten lokal mampu hidup di layar dan di hati, sekaligus bersaing di panggung internasional.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Menteri Keuangan Purbaya di Kegiatan Wisuda UIi
EkoBizIndex

Sektor Swasta Punya Peran Kunci Ekspansi Ekonomi Jangka Panjang

KONEQ.ID – Sektor swasta dianggap memiliki peran kunci dalam melakukan ekspansi ekonomi...

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan Dokumentasi Foto Agung Koneq
EkoBizIndex

Hotel Khas Palu Berbagi dan Sajikan Cita Rasa Berkah Ramadhan

KONEQ.ID – Hotel Khas Palu menyajikan “Cita Rasa Berkah Ramadhan” dengan berbagi...

Pasokan Pangan Melimpah Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadan 2026 2 1
EkoBizIndex

Pasokan Pangan Melimpah, Importir Diingatkan Tidak Mainkan Harga saat Ramadhan

KONEQ.ID – Pasokan pangan seperti beras hingga telur ayam melimpah dalam kondisi...

Talkshow Outlook Bisnis Property Sulteng 2026 PWI Sulteng 1
PemerintahIndex

Kepala BP3KP Sebut 300 Ribu Warga Sulteng Belum Punya Rumah

KONEQ.ID – Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi...