Home EkoBiz IES 2026 Dorong Tiga Sektor Utama Pertumbuhan Ekonomi Baru
EkoBizIndex

IES 2026 Dorong Tiga Sektor Utama Pertumbuhan Ekonomi Baru

48
IES 2026 Dorong Tiga Sektor Utama Pertumbuhan Ekonomi Baru Foto Nasywa IDX Channel Koneq
Konferensi Pers IES 2026. (Sumber: Nasywa/IDXChannel)

KONEQ.IDIndonesian Business Council (IBC) akan menggelar Indonesia Economic Summit (IES) 2026 pada 3-4 Februari 2026 di Jakarta. Terdapat tiga sektor utama yang menjadi fokus hasil IES, yaitu sektor ekonomi hijau melalui bioekonomi, investasi perkotaan, dan pekerja migran.

IES 2026 tidak hanya membahas arah kebijakan ekonomi, tetapi juga menyiapkan produk dan inisiatif konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Chief Operating Officer (COO) IBC, William Sabandar dalam konferensi pers menjelang pelaksanaan IES 2026.

Menurutnya, tantangan utama Indonesia saat ini bukan lagi pada perumusan kebijakan, melainkan pada eksekusi dan implementasi agar kebijakan dapat menjadi proyek nyata.

“Kebijakan yang bagus dan lingkungan yang baik harus diikuti dengan bagaimana mengimplementasikannya. Karena eksekusi itu sangat penting,” ujarnya dilansir dari IDX Channel, Senin (26/1/2026).

Sektor pertama yang akan didorong adalah ekonomi hijau melalui bioekonomi. Indonesia dinilai memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas. Saat ini, pemanfaatan bioekonomi Indonesia baru sekitar 17 persen dari potensi, jauh di bawah rata-rata global yang mencapai 60 persen.

William menegaskan, keberlanjutan tidak lagi diposisikan sebagai aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), melainkan harus menjadi bagian dari proses bisnis inti dan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Sustainability tidak lagi dilihat sebagai CSR, tetapi harus menjadi bagian dari bisnis proses dan mesin pertumbuhan baru,” katanya.

Fokus kedua adalah pembangunan kota sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Saat ini sekitar 50 persen populasi Indonesia tinggal di kawasan perkotaan, dan pada 2045 diperkirakan meningkat menjadi 79 persen. Namun, banyak konsep pembangunan kota belum berhasil diterjemahkan menjadi proyek yang layak investasi.

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, IES akan meluncurkan platform Indonesia City Investment Accelerator, yang bertujuan menghubungkan pemerintah, sektor swasta, dan akademisi agar kebijakan pembangunan kota dapat berubah menjadi proyek investasi yang dapat dieksekusi.

“Kami ingin fokus pada aksi, karena banyak kebijakan pembangunan kota tidak bertranslasi menjadi proyek yang investable,” ujar William.

Sektor ketiga yang menjadi perhatian adalah pekerja migran atau migrant workers, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong lebih banyak tenaga kerja terampil (skilled workers) ke luar negeri.

Menurut William, sektor swasta memiliki ruang besar untuk berpartisipasi apabila didukung kebijakan yang kondusif.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

OJK BEI dan KSEI Tuntanskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia Koneq Media Integra
KorporatIndex

Perubahan Kebijakan Saham Free Float dan Tata Kelola Perusahaan Mulai Berlaku

KONEQ.ID – Bursa Efek Indonesi (BEI) telah melakukan penyesuaian Peraturan Bursa Nomor...

Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR BPN Nusron Wahid di UIN Datokarama Palu Koneq Media Integra Agung Ramadhan
PemerintahIndex

Menteri ATR/BPN Sebut Sulteng Baru Capai 27 Persen Sertifikasi Tanah Wakaf

KONEQ.ID –  Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sertifikasi...

Efendi Lakada Resegmentasi Bisnis Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran Pemerintah Agung Ramadahan Koneq Media Integra
KorporatIndex

Resegmentasi Bisnis, Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran

KONEQ.ID – General Manager Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu, Efendy...

Archipelago International Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul Koneq Media Integra Hotel Aston Palu Sijeuni Palu
KorporatIndex

Archipelago International-Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul

KONEQ.ID – Hotel Aston Palu menyajikan cita rasa autentik street food Seoul,...