Home Index Harga Emas Dunia Melonjak, Antam Ikut Menanjak. Simak Riset WGC
IndexKorporat

Harga Emas Dunia Melonjak, Antam Ikut Menanjak. Simak Riset WGC

76
Emas Antam. Harga emas Antam hari ini. Harga Antam hari ini. Harga emas hari ini. ANTARA FOTO Indrianto Eko Suwarso Spt
Produk Logam Mulia Emas Antam. (Sumber: ANTARA FOTO/Indrianto/Spt)

KONEQ.ID – Harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.590/troy ons. Melonjak 1,76% dibandingkan akhir pekan lalu dan menjadi rekor tertinggi sepanjang masa, pada perdagangan periode Senin (12/1/2025).

Dinamika harga emas dunia tampaknya langsung mempengaruhi harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) yang ikut menanjak naik pada perdagangan hari ini, Selasa (13/1).

Rekor baru pun tercipta, emas Antam pada pukul 08.30 WIB, dihargai Rp 2.652.000/gram. Menguat Rp 21.000 dari posisi kemarin dan menjadi rekor tertinggi sepanjang masa. Sementara harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam ada di Rp 2.503.000/gram. Bertambah Rp 19.000 dibandingkan hari sebelumnya dan lagi-lagi adalah posisi tertinggi.

Dari riset World Gold Council (WGC), harga emas meroket 67% tahun lalu, kenaikan tahunan tertinggi sejak 1979. Memasuki 2026, sepertinya tren bullish harga emas masih terjaga.

“Sepanjang 2025,variabel eksplisit dalam model kami menjelaskan sekitar 60% dari imbal hasil tahunan (FY return) dipicu oleh risiko geopolitik dan aktivitas di pasar opsi, khususnya pada periode Agustus hingga Oktober. Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) juga berperan penting, Penurunan imbal hasil (yield) obligasi memberikan dorongan yang sedikit lebih kecil, tetapi tetap signifikan,” ungkap riset WGC dilansir dari Bloomberg.

Untuk bulan ini, WGC menilai ada beberapa peristiwa yang bisa mempengaruhi laju harga emas. Pertama adalah pembaruan (rebalancing) indeks harga komoditas. Mulai pekan lalu, rebalancing atas Bloomberg Commodity Index  (BCOM) dimulai.

Kedua adalah putusan Mahkamah Agung AS terhadap kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Ketiga adalah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS.

“Kami memandang hasil dari peristiwa-peristiwa tersebut sebagian besar akan berdampak positif bagi emas. Penangkapan Maduro oleh AS dan ketegangan yang terus berlanjut di Venezuela mengingatkan kita bahwa gejolak geopolitik cenderung mereda dengan cukup cepat,” jelas riset WGC.

Namun demikian, lanjut penjelasan riset WGC, menyebutkan bahwa frekuensi peristiwa semacam itu serta efek kumulatifnya selama setahun terakhir kemungkinan telah meningkatkan kecemasan pasar dan premi risiko. Dalam skenario seperti ini, emas tampaknya menjadi pihak yang paling diuntungkan.

(kq/gx)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

OJK BEI dan KSEI Tuntanskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal Indonesia Koneq Media Integra
KorporatIndex

Perubahan Kebijakan Saham Free Float dan Tata Kelola Perusahaan Mulai Berlaku

KONEQ.ID – Bursa Efek Indonesi (BEI) telah melakukan penyesuaian Peraturan Bursa Nomor...

Menteri Agraria dan Tata Ruang ATR BPN Nusron Wahid di UIN Datokarama Palu Koneq Media Integra Agung Ramadhan
PemerintahIndex

Menteri ATR/BPN Sebut Sulteng Baru Capai 27 Persen Sertifikasi Tanah Wakaf

KONEQ.ID –  Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sertifikasi...

Efendi Lakada Resegmentasi Bisnis Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran Pemerintah Agung Ramadahan Koneq Media Integra
KorporatIndex

Resegmentasi Bisnis, Hotel BW Plus Coco Palu Siasati Dampak Kebijakan Anggaran

KONEQ.ID – General Manager Hotel Best Western (BW) Plus Coco Palu, Efendy...

Archipelago International Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul Koneq Media Integra Hotel Aston Palu Sijeuni Palu
KorporatIndex

Archipelago International-Hotel Aston Palu Sajikan Autentik Street Food Seoul

KONEQ.ID – Hotel Aston Palu menyajikan cita rasa autentik street food Seoul,...